Ungkap 63 Kasus Narkoba, Polda Kalsel Musnahkan Ribuan Gram Sabu

Polda Kalsel musnahkan barang bukti narkoba hasil ungkapan dari bulan maret sampai juni 2026. (Foto : Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARBARU – Direktorat Reserse Narkotika, Psikotropika, dan Obat Terlarang (Ditresnarkoba) Kepolisian Daerah Kalimantan Selatan, memusnahkan barang bukti berupa sabu-sabu seberat 2.713,06 gram dan 7.019 butir ekstasi, di Lobi Kantor Direktorat Tahanan dan Barang Bukti Mapolda, Senin (22/6/2026).

Pemusnahan tersebut merupakan tindak lanjut dari pengungkapan puluhan kasus narkotika, yang berhasil diungkap selama periode Maret hingga Juni.

Direktur Ditresnarkoba Kombes Pol Baktiar Joko Mujiyono mengatakan, selama kurun waktu tersebut, pihaknya berhasil mengungkap 63 laporan polisi dan mengamankan 80 tersangka.

“Dari total tersangka yang diamankan, sebanyak 75 orang merupakan laki-laki dan lima orang perempuan,” ujarnya.
Para tersangka berasal dari sejumlah kasus yang terungkap di wilayah Kota Banjarbaru dan Kabupaten Banjar.

Menurut Direktur, pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberantas peredaran gelap narkotika di Kalsel.

Dari total barang bukti yang disita, diperkirakan sekitar 20.584 jiwa berhasil diselamatkan dari ancaman penyalahgunaan narkoba. Selain itu, nilai ekonomis barang bukti yang dimusnahkan ditaksir mencapai sekitar Rp11,9 miliar.

Kombes Pol Baktiar menegaskan, pemusnahan tersebut juga menjadi bentuk transparansi kepada masyarakat, atas kinerja kepolisian dalam menangani tindak pidana narkotika.

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan terbaik melalui langkah pencegahan, penanggulangan, hingga penindakan terhadap peredaran narkotika,” katanya.

Polda juga menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran gelap narkoba untuk beroperasi di wilayah Kalsel.

Di akhir keterangannya, Direktur mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu upaya pemberantasan narkotika, dengan melaporkan setiap informasi yang berkaitan kepada aparat kepolisian.

“Keberhasilan pengungkapan kasus narkotika selama ini tidak lepas dari dukungan masyarakat dan rekan-rekan media,” pungkasnya.

(Api/Ahmad M)