JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI TENGAH – Sebanyak 331 jemaah haji kloter 14 asal Kabupaten Hulu Sungai Tengah (HST) tiba di kampung halaman, Rabu (24/6/2026), dan langsung dapat pulang ke rumah masing-masing untuk berkumpul kembali dengan keluarga.
Penerimaan jemaah berlangsung di Masjid Agung Riadhusshalihin, Barabai. Pesawat yang membawa rombongan mendarat di Asrama Haji Debarkasi Banjarmasin pukul 04.30 WITA, lebih cepat 15 menit dari jadwal semula pukul 04.45 WITA. Setelah proses penerimaan di asrama haji selesai pukul 10.00 WITA, rombongan diberangkatkan menuju HST untuk prosesi penyambutan.
Kepala Kementerian Haji dan Umroh Kabupaten HST, Khairussalim, mengatakan kloter 14 berasal dari beberapa daerah dengan mayoritas jemaah dari Hulu Sungai Tengah. “Alhamdulillah, ada tiga ratus tiga puluh satu jamaah haji yang sudah datang ke tempat kita, dan hari ini bisa pulang ke rumah masing-masing,” ucapnya.
Selain penyambutan di masjid, termasuk juga menyiapkan pengumpulan koper bagasi jemaah di Kantor Kementerian Haji dan Umroh HST. Jemaah yang sehat dipersilakan mengambil pembeli sendiri pukul 15.00–17.30 WITA, sementara bagi yang berhalangan, keluarga dapat mengambilnya dengan membawa Kartu Nusuk sebagai identitas jemaah sebagai syarat pengambilan.
Khairussalim menambahkan, masih ada delapan jemaah HST yang belum kembali karena kendala kesehatan saat pemberangkatan terkait syarat istita’ah. Rinciannya, empat orang akan pulang bersama kloter 15, dua orang kloter 16, dan dua orang kloter 19. “Informasinya mereka dalam keadaan sehat walafiat,” katanya, menjelaskan bahwa penjemputan kelompok kecil tersebut akan tetap dilakukan meski tanpa prosesi seremonial seperti hari ini.
Ia berharap seluruh jemaah haji asal HST tahun ini pulang dengan membawa predikat haji mabrur. “Mudah-mudah jemaah haji kita pada tahun ini mendapatkan predikat haji yang mabrur,” harapnya.
Salah satu jemaah, Ahmad Sabarudin asal Birayang, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kelancaran ibadah haji yang ia jalani. Ia menilai pelayanan dari Kementerian Haji dan dukungan pemerintah daerah sangat membantu sejak proses pemanggilan calon jemaah hingga pelaksanaan ibadah di Tanah Suci. “Kinerja dari Kemenhaj sangat bagus sekali, juga dari pemerintah daerah yang selalu memperhatikan dari bidang kesehatan dan investasi,” ucapnya.
Ia menambahkan, perhatian tersebut membuat ibadahnya berjalan tenang hingga kembali ke Tanah Air dalam keadaan selamat. “Kami sangat berterima kasih kepada pemerintah daerah dan juga Kementerian Haji, dapat melaksanakan haji ini dengan tenang, lancar, aman, dan juga selamat kembali ke Tanah Air,” ujarnya.













