JURNALKALIMANTAN.COM, BUNTOK – Warga di sejumlah wilayah Kalimantan Tengah (Kalteng), Kalimantan Selatan (Kalsel), dan Kalimantan Timur (Kaltim) masih harus menghadapi pemadaman listrik bergilir. Kondisi ini terjadi akibat gangguan teknis pada mesin Pembangkit Listrik Tenaga Gas dan Uap (PLTGU) Bangkanai yang berada di Kabupaten Barito Utara.
Gangguan pada pembangkit tersebut berdampak terhadap berkurangnya pasokan daya listrik yang masuk ke sistem kelistrikan Kalimantan. PLN pun melakukan pengaturan beban dengan menerapkan pemadaman bergilir agar pasokan listrik tetap dapat menjangkau pelanggan.
Ketua DPRD Kabupaten Barito Selatan, H.M. Farid Yusran, mengungkapkan pihaknya telah meminta penjelasan kepada PLN terkait kondisi pemadaman yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.
Dari hasil pertemuan tersebut, kata Farid, PLN menyampaikan bahwa penyebab utama gangguan listrik berasal dari kerusakan mesin di PLTGU Bangkanai.
“Kami sudah memanggil kepala PLN, ternyata ada kerusakan mesin di Bangkanai Barito Utara. Daerah yang terdampak yaitu Kalteng, Kalsel, dan Kaltim. Sekarang sedang proses perbaikan sambil menunggu sparepart dikirim,” ujar Farid melalui pesan singkat, Selasa (30/6/2026).
Ia menyebutkan, proses perbaikan kemungkinan memerlukan waktu karena komponen mesin yang dibutuhkan harus didatangkan dari luar negeri.
“Informasinya bisa cukup lama karena sparepart-nya masih inden dari luar negeri,” jelas politisi PDI Perjuangan tersebut.
Sementara itu, Kepala ULP PLN Buntok, Vivin Aprianor, membenarkan adanya gangguan pada PLTGU Bangkanai saat menyampaikan keterangan pers, Selasa (30/6/2026).
Menurutnya, PLTGU Bangkanai merupakan salah satu pembangkit dengan kapasitas besar yang memasok kebutuhan listrik di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Timur.
“PLTGU Bangkanai memiliki kapasitas daya yang cukup besar dibandingkan pembangkit lainnya yang ada di wilayah Kalteng, Kalsel, dan Kaltim,” terang Vivin.
Akibat gangguan tersebut, kemampuan sistem pembangkit mengalami penurunan sehingga PLN harus melakukan pembagian beban listrik secara bergilir.
PLN memastikan perbaikan pembangkit terus berjalan dan pemulihan pasokan listrik akan dilakukan secara bertahap setelah kondisi pembangkit kembali normal.
Masyarakat diimbau untuk tetap mengikuti informasi resmi dari PLN terkait perkembangan perbaikan dan jadwal pengaturan listrik di wilayah masing-masing.
(JD)













