JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi NasDem, Ahmad Sarwani, meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan segera berkoordinasi dengan PT PLN (Persero) untuk memastikan persoalan pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah segera teratasi.
Menurut Sarwani, kondisi kelistrikan di Kalimantan Selatan saat ini sedang tidak baik-baik saja. Ia menegaskan pemerintah harus memastikan komitmen PLN yang pernah disampaikan dalam rapat bersama Komisi III terkait target penyelesaian perbaikan benar-benar direalisasikan.
”Kita melihat kondisi di lapangan, Kalimantan Selatan sedang tidak baik-baik saja akibat pemadaman listrik yang terus berulang. Ini menjadi pekerjaan rumah besar bagi pemerintah daerah untuk memastikan komitmen PLN dalam menyelesaikan perbaikan sesuai target yang telah disampaikan,” ujarnya usai rapat paripurna di DPRD Kalsel, Kamis (9/7/2026).
Sarwani menilai dampak pemadaman tidak hanya menimbulkan keresahan masyarakat, tetapi juga mengganggu aktivitas sosial dan ekonomi. Bahkan, tidak sedikit warga yang harus menanggung kerugian akibat kerusakan peralatan elektronik.
“Sebagian masyarakat memiliki kemampuan finansial yang terbatas. Ketika peralatan elektronik rusak akibat listrik padam, tentu ini menjadi beban tambahan yang harus menjadi perhatian pemerintah,” katanya.
Selain persoalan listrik, Sarwani juga menyoroti kondisi Bendungan Riam Kanan yang mengalami penyusutan debit air sehingga aliran ke Sungai Martapura berkurang. Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi merugikan masyarakat apabila tidak segera ditangani, seperti perikanan dan perairan sawah di sekitar daerah tersebut.
”Kami berharap pemerintah daerah bersama seluruh pihak terkait dapat segera mencari solusi terbaik atau win-win solution agar pelayanan kelistrikan kembali normal dan aktivitas masyarakat dapat berjalan stabil seperti semula,” tutupnya. (YUN)













