UMB dan Fatoni University Kolaborasi Gelar Pengabdian Internasional, Integrasikan Karakter Profetik dalam Pembelajaran Matematika di Thailand

UMB dan Fatoni University Kolaborasi Gelar Pengabdian Internasional, Integrasikan Karakter Profetik dalam Pembelajaran Matematika di Thailand. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, THAILAND – Universitas Muhammadiyah Banjarmasin (UMB) kembali memperkuat kiprahnya di tingkat internasional, melalui pelaksanaan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Skema Internasional, yang diselenggarakan di Satree Islam Vitya Multiniti School, Thailand Selatan, Kamis (9/7/2026).

Mengusung tema “Integrasi Role Play dan Simulasi QR Payment dalam Pembelajaran Aritmatika Sosial untuk Memperkuat Karakter Profetik Santri”, kegiatan ini menjadi wujud nyata kolaborasi internasional dalam mengembangkan pembelajaran matematika yang inovatif, kontekstual, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.

Program pengabdian dipimpin oleh Fithria Ulfah, M.Pd. sebagai ketua tim, dengan anggota Akhmad Syakir, M.Pd., Iin Ariyanti, M.Pd., serta Abdul Karim Duerawee, M.Pd. dari Fatoni University.

Kolaborasi lintas negara ini mempertemukan pengalaman akademik dari Indonesia dan Thailand, dalam menghadirkan inovasi pembelajaran yang relevan dengan kebutuhan pendidikan abad ke-21.

Sebanyak 40 santri mengikuti kegiatan dengan penuh antusias. Pembelajaran dirancang menggunakan pendekatan role play yang dipadukan dengan simulasi transaksi menggunakan QR Payment, sehingga konsep-konsep aritmatika sosial seperti harga beli, harga jual, keuntungan, kerugian, diskon, dan persentase dapat dipahami melalui pengalaman belajar yang nyata dan menyenangkan.

Santri mengikuti role play sebagai penjual dan pembeli serta melakukan simulasi transaksi menggunakan QR Payment.

Yang membedakan program ini dari pembelajaran matematika pada umumnya adalah integrasi karakter profetik, yaitu sidik (jujur), amanah (bertanggung jawab), tabligh (komunikatif), dan fatanah (cerdas). Keempat nilai tersebut tidak hanya disampaikan secara teoritis, tetapi diinternalisasikan melalui setiap aktivitas pembelajaran.

Dalam simulasi, santri berperan sebagai penjual dan pembeli yang melakukan transaksi menggunakan QR payment.

Melalui aktivitas tersebut, peserta belajar menerapkan sikap sidik dengan menyampaikan informasi harga secara jujur, amanah dalam menjalankan transaksi secara bertanggung jawab, tabligh melalui komunikasi yang santun dan efektif selama proses jual beli, serta fatanah dalam mengambil keputusan dan menyelesaikan permasalahan yang muncul selama simulasi berlangsung.

Pendekatan ini diharapkan pihak penyelenggara, mampu membentuk keseimbangan antara penguasaan kompetensi matematika dan pembinaan karakter Islami.

Ketua Tim Pengabdian menjelaskan, bahwa pembelajaran matematika perlu dikembangkan agar tidak hanya berorientasi pada kemampuan berhitung, tetapi juga menjadi sarana membentuk karakter peserta didik.

“Matematika merupakan bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui role play dan simulasi QR Payment, santri dapat memahami konsep aritmatika sosial secara lebih konkret, sekaligus menginternalisasikan nilai-nilai profetik seperti sidik, amanah, tabligh, dan fatanah yang sangat penting dalam kehidupan bermasyarakat maupun aktivitas ekonomi di era digital,” ujar Fithria Ulfah, M.Pd.

Ketua tim, Fithria Ulfah, M.Pd., menyampaikan materi mengenai aritmatika sosial dan pemanfaatan QR Payment dalam pembelajaran.

Kolaborator dari Fatoni University mengapresiasi pelaksanaan program tersebut, sebagai contoh kolaborasi internasional yang memberikan manfaat nyata bagi dunia pendidikan.

“Kolaborasi antara Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dan Fatoni University menjadi langkah strategis dalam memperkuat kerja sama akademik di kawasan Asia Tenggara. Program ini menunjukkan bahwa pembelajaran matematika dapat dikembangkan secara inovatif tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam sebagai fondasi pendidikan karakter,” beber Abdul Karim Duerawee, M.Pd.

Sementara itu, Kepala Satree Islam Vitya Multiniti School menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan pengabdian tersebut. Menurutnya, metode pembelajaran yang diperkenalkan sangat sesuai dengan kebutuhan peserta didik saat ini.

“Kami merasa terhormat menjadi bagian dari program pengabdian internasional ini. Pembelajaran yang memadukan teknologi digital, aktivitas praktik, dan pendidikan karakter, memberikan pengalaman baru bagi para santri. Kami berharap kerja sama seperti ini dapat terus berlanjut pada masa mendatang,” bebernya.

Selain pelaksanaan pembelajaran, tim pengabdian juga menyerahkan modul pembelajaran kepada pihak sekolah sebagai bentuk keberlanjutan program.

Penyerahan modul pembelajaran dan cendera mata kepada Kepala Satree Islam Vitya Multiniti School sebagai simbol kerja sama dan keberlanjutan program.

Modul tersebut diharapkan oleh Tim Pengabdian, dapat dimanfaatkan para guru dalam mengimplementasikan pembelajaran aritmatika sosial yang kontekstual dan berbasis karakter, pada kegiatan belajar mengajar berikutnya.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk implementasi visi Universitas Muhammadiyah Banjarmasin dalam memperluas jejaring internasional, meningkatkan mutu tridarma perguruan tinggi, serta menghasilkan inovasi pendidikan yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

Kolaborasi bersama Fatoni University, diharapkan oleh pihak UMB, bisa menjadi awal dari kerja sama yang lebih luas dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, sekaligus memperkuat hubungan akademik antara Indonesia dan Thailand.

Foto penutupan kegiatan bersama seluruh peserta, tim pengabdian, dosen Fatoni University, dan pihak sekolah.

(Rilis/Ahmad M)