JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebagian badan Jalan Veteran di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, Kota Banjarmasin, ambles dan mengalami retakan cukup parah pada Rabu (15/7/2026) dini hari. Peristiwa tersebut mengganggu aktivitas masyarakat, memutus sebagian akses jalan, serta memaksa sejumlah pedagang menghentikan usahanya demi keselamatan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, retakan membentang sekitar 50 meter dengan kedalaman diperkirakan mencapai 1,5 meter. Kondisi itu menyebabkan hanya sebagian badan jalan yang masih dapat dilalui kendaraan sehingga arus lalu lintas harus dibatasi.
Dampak kerusakan juga dirasakan bangunan di sepanjang sisi jalan. Beberapa rumah dan kios berada dalam kondisi rawan, sehingga pemilik memilih mengosongkan bangunan.
Salah seorang warga, Asmun mengatakan, gejala keretakan sebenarnya sudah muncul sejak beberapa hari terakhir. Namun, retakan semakin melebar dan badan jalan ambles pada dini hari.
“Yang paling parah terjadi tadi malam sekitar pukul dua hingga empat dini hari. Tiba-tiba sebagian badan jalan ambles dan retakannya semakin besar,” ujarnya.
Saat kejadian, Asmun sedang berada di dalam kios yang sekaligus menjadi tempat tinggalnya.
“Rasanya sangat takut, karena posisi bangunan berada tepat di samping jalan,” katanya.
Menurut Asmun, lokasi tersebut pernah mengalami kejadian serupa sekitar delapan bulan lalu dan sempat diperbaiki.
“Setelah diperbaiki memang sempat aman. Baru dua hari terakhir retak lagi hingga akhirnya ambles seperti sekarang,” tuturnya.
Akibat kejadian itu, Asmun memperkirakan mengalami kerugian lebih dari Rp100 juta, karena kios sekaligus rumah miliknya harus dibongkar demi alasan keselamatan.
“Kami berharap jalan ini segera diperbaiki. Kalau kondisinya seperti sekarang, pedagang tidak bisa berjualan dan warga juga kesulitan beraktivitas,” harapnya.
Sementara itu, Wali Kota H.M. Yamin HR mengimbau masyarakat agar tidak melintasi ruas Jalan Veteran yang terdampak ambles, dan menggunakan jalur alternatif hingga kondisi dinyatakan aman.
“Kami khawatir masih terjadi pergerakan tanah yang dapat memperparah kondisi jalan. Karena itu, masyarakat kami minta menghindari lokasi ini untuk sementara waktu,” ujarnya.
Wali Kota juga meminta warga yang tinggal di bantaran sungai di sekitar lokasi untuk mengosongkan rumah sementara, sebagai langkah antisipasi apabila terjadi ambles susulan.
“Paling utama adalah keselamatan warga. Jangan sampai ada korban akibat pergerakan tanah yang masih berpotensi terjadi,” tegasnya.
Yamin menambahkan, Pemkot telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, Balai Wilayah Sungai, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, Dinas Perhubungan, dan Kepolisian Resor Kota Banjarmasin untuk mempercepat penanganan.
Meski Jalan Veteran merupakan ruas jalan berstatus kewenangan Pemprov, ia memastikan seluruh instansi akan bersinergi agar kerusakan segera ditangani, sehingga aktivitas masyarakat dapat kembali normal.
(Api/Ahmad M)













