‎DPRD Kalsel Sebut Jalan Sungai Gardu yang Ambles Masuk Kategori Mendesak ‎

Jalan Ambles di sungai lulut (Foto : Prokom Pemko Banjarmasin)

‎JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Jalan Sungai Gardu di Kelurahan Sungai Lulut, Kecamatan Banjarmasin Timur, ambles hingga terbelah pada Selasa (14/7/2026) dini hari. Akibatnya, separuh badan jalan tidak dapat dilalui.

Kerusakan tersebut menyebabkan arus lalu lintas di kawasan padat itu tersendat karena kendaraan harus bergantian melintas. Sejumlah rumah dan ruko di sekitar lokasi juga dilaporkan terdampak.

‎Kondisi jalan yang berada di tepi sungai serta retakan yang masih terbuka menimbulkan kekhawatiran akan terjadinya amblesan susulan. Apalagi, ruas tersebut merupakan salah satu akses utama masyarakat.

‎Menanggapi kejadian itu, Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Selatan, Achmad Maulana, menilai kerusakan tersebut sudah masuk kategori mendesak.

“Ini baru kami ketahui. Kami rencanakan turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi di sana,” ujarnya.

‎Menurutnya, tingkat kerusakan cukup serius karena jalan terbelah di kawasan padat penduduk dan berada di sisi sungai.

“Kalau melihat kondisinya, ini sudah masuk kategori urgen. Jalannya sampai terbelah dan lokasinya padat, di sampingnya juga sungai,” tegasnya.

‎Achmad menegaskan penanganan tidak boleh hanya bersifat sementara, tetapi harus menjadi solusi jangka panjang agar jalan kembali aman digunakan masyarakat.

“Ini bukan sekadar perbaikan cepat, tapi harus dipastikan bisa digunakan secara aman dalam jangka panjang,” katanya.

‎Ia menambahkan, DPRD Kalsel akan mempertimbangkan langkah lanjutan melalui rapat maupun koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan agar penanganan dapat segera dilakukan.

Hingga kini, penyebab pasti amblesnya jalan masih dalam penyelidikan. Namun, kondisi tanah dan struktur penopang di bawah badan jalan diduga menjadi salah satu faktor penyebabnya. (YUN)