JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – ChatGPT ke depan kemungkinan besar nggak cuma jadi tempat tanya-jawab seperti sekarang. OpenAI disebut sedang menyiapkan perubahan besar yang bakal mengubah ChatGPT menjadi asisten AI yang bisa melakukan berbagai tugas secara otomatis.
Laporan dari Financial Times menyebut, OpenAI mulai fokus mengembangkan teknologi AI agent. Artinya, AI ini bukan cuma menjawab pertanyaan, tapi juga bisa “bertindak” langsung sesuai kebutuhan pengguna.
Bayangannya, ChatGPT nanti bisa bantu atur jadwal, pesan tiket perjalanan, bikin konten, sampai ngerjain coding, semuanya dari satu tempat.
Konsep ini bahkan disebut sebagai “personal agent”, semacam asisten pribadi digital yang bisa membantu berbagai aktivitas sehari-hari tanpa harus bolak-balik membuka banyak aplikasi.
Ke depannya, ChatGPT juga diproyeksikan bisa dipakai lintas perangkat. Mulai dari HP, komputer, web, sampai kemungkinan terintegrasi dengan kendaraan.
OpenAI sendiri tampaknya mulai meninggalkan konsep chatbot tradisional. Mereka melihat masa depan AI ada di sistem yang lebih aktif dan mandiri, bukan sekadar menunggu perintah lalu menjawab.
Selain itu, perusahaan juga makin serius di pengembangan tools pemrograman berbasis AI, seperti Codex, yang kabarnya sudah punya jutaan pengguna aktif tiap minggu.
Perubahan ini juga bakal diikuti oleh tampilan baru ChatGPT, baik di mobile maupun web. Fitur seperti coding, pembuatan gambar AI, dan integrasi dengan layanan lain bakal dibuat lebih menonjol.
Beberapa platform seperti Canva dan Booking.com juga disebut berpotensi terhubung lebih dalam dengan ChatGPT, jadi pengguna bisa melakukan berbagai hal langsung dari satu aplikasi.
Kalau rencana ini benar-benar terealisasi, cara orang menggunakan AI bisa berubah cukup drastis. Nggak perlu lagi pindah-pindah aplikasi untuk berbagai kebutuhan—cukup dari satu tempat saja.
OpenAI disebut akan meluncurkan perubahan ini secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan lewat pembaruan aplikasi dan situs resminya. (Viz)













