‎Realisasi Pendapatan Kalsel Capai 52,74 Persen di Semester I 2026

Kepala Bapenda kalsel saat hadir di rapat BANGGAR DPRD Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, ‎BANJARMASIN – Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan mencatat realisasi pendapatan daerah hingga Semester I Tahun Anggaran 2026 mencapai Rp3,878 triliun atau 52,74 persen dari target sebesar Rp7,353 triliun.

‎Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Kalimantan Selatan, Subhan Nor Yaumil, mengatakan capaian tersebut menunjukkan kinerja pendapatan daerah masih berada pada jalur yang positif.

‎Meski demikian, pihaknya akan terus mengoptimalkan seluruh potensi penerimaan agar target pendapatan hingga akhir tahun dapat tercapai.

‎”Alhamdulillah, realisasi pendapatan sudah mencapai 52,74 persen. Kami akan terus mengoptimalkan potensi pendapatan agar target tahun 2026 dapat tercapai,” ujar Subhan ketika rapat badan anggaran di DPRD Kalimantan Selatan, Rabu (29/7/2026).

‎Berdasarkan Laporan Realisasi Anggaran Pendapatan Semester I Tahun Anggaran 2026, Pendapatan Asli Daerah (PAD) ditargetkan sebesar Rp4,628 triliun, dengan realisasi Rp2,710 triliun atau 58,55 persen.

‎Kontributor terbesar PAD berasal dari Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB) yang telah terealisasi sebesar Rp1,649 triliun atau 69,13 persen dari target. Sementara Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) terealisasi Rp268,42 miliar atau 43,29 persen, dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB) mencapai Rp195,21miliar atau 55,78 persen.

‎Di sisi lain, Pendapatan Transfer terealisasi sebesar Rp1,033 triliun atau 39,64 persen dari target Rp2,607 triliun, yang berasal dari Dana Bagi Hasil (DBH), Dana Alokasi Umum (DAU), Dana Alokasi Khusus (DAK), serta transfer antardaerah.

‎Sementara itu, pos Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah justru telah melampaui target. Dari target Rp116,64 miliar, realisasinya mencapai Rp133,89 miliar atau 114,79 persen.

‎Subhan menambahkan, Bapenda akan terus memperkuat koordinasi dengan seluruh instansi terkait untuk menggenjot penerimaan daerah pada semester kedua tahun ini.

‎”Kami optimistis target pendapatan daerah tahun ini bisa tercapai dengan dukungan semua pihak,” pungkasnya.

(Adv/YUN)