Indonesia Kuasai Klasemen Grup C, Timnas Basket Putra Fokus Hadapi Hong Kong

Coach Dave saat membahas strategi dengan pemainnya dalam pertandingan Indonesia vs Singapura. Foto: FIBA

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Timnas Basket Putra Indonesia membuka langkah positif di ajang Pra-Kualifikasi FIBA Asia Cup 2029 Ronde 1 setelah menaklukkan Singapura dengan skor meyakinkan 80-54 pada laga Grup C di Arena Seremban, Malaysia, Jumat (28/8).

Pelatih Timnas Basket Putra, David Singleton, menilai kemenangan tersebut lahir dari intensitas bertahan yang tinggi sejak awal pertandingan serta kemampuan tim menjaga jarak poin dengan lawan.

“Kunci kemenangan hari ini adalah intensitas bertahan kita sejak awal, serta kemampuan kita untuk mencetak keunggulan poin yang cukup jauh,” ujar Coach Dave, dalam keterangan resmi yang dikutip di laman perbasi.or.id.

Ia menambahkan, keunggulan tersebut membuat Singapura kesulitan untuk bangkit sepanjang pertandingan.

“Hal itu memberi kita keunggulan dan membuat mereka kesulitan untuk bangkit,” lanjutnya.

Menurutnya, konsistensi menjadi faktor penting dalam pertandingan ini, meski masih ada beberapa catatan terutama di dua kuarter terakhir.

“Mempertahankan konsistensi sepanjang pertandingan adalah hal tersulit bagi kami, tetapi kami mampu melakukannya dengan tetap solid, memaksimalkan peran banyak pemain, dan memanfaatkan kedalaman skuad,” ucapnya.

Coach Dave juga menyoroti penurunan intensitas pada kuarter ketiga dan keempat yang membuat Singapura sempat meningkatkan produktivitas poin.

Pada kuarter ketiga, Singapura mencetak 14 poin, sementara di kuarter keempat mereka mencatat 26 poin, angka tertinggi mereka dalam satu kuarter pada laga tersebut.

“Saya pikir kami hanya kurang menjaga intensitas permainan. Kami mulai sedikit lengah dan itu tidak boleh terjadi,” tegasnya.

Ia menekankan bahwa standar permainan tim tidak boleh turun, terutama dalam laga internasional.

“Standar kami bukan bermain santai dan membiarkan lawan bangkit. Kami harus tetap bermain sekeras mungkin dan tidak pernah lengah,” lanjutnya.

Usai laga tersebut, Timnas Basket Putra mendapat waktu istirahat pada Sabtu (29/8) sebelum kembali bertanding menghadapi Hong Kong pada Minggu (30/8), dan dilanjutkan melawan tuan rumah Malaysia pada 31 Agustus 2026.

“Besok kami akan melakukan latihan, analisis video, evaluasi strategi, dan scouting report untuk menghadapi Hong Kong,” jelas Coach Dave.

Ia menegaskan tim hanya fokus pada satu pertandingan ke depan tanpa memikirkan skenario lain.

“Kami hanya ingin fokus memenangkan pertandingan berikutnya. Satu pertandingan demi satu pertandingan,” katanya.

Kemenangan atas Singapura membuat Indonesia sementara memimpin klasemen Grup C dengan dua poin, disusul Hong Kong di posisi kedua setelah menang 77-54 atas Malaysia. Singapura berada di dasar klasemen, sementara Malaysia menempati peringkat ketiga. (Viz)