JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Kaukus Perempuan Parlemen Tingkat Daerah (KPPD) Kalimantan Selatan (Kalsel) memperkuat sinergi dengan organisasi perempuan untuk meningkatkan peran dan keterwakilan perempuan dalam pembangunan.
Hal tersebut diwujudkan melalui pertemuan silaturahmi di Rumah Dinas Wakil Gubernur Kalsel, Sabtu (7/11/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Ketua Umum Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Kalsel periode 2026–2030, drg. Hj. Ellyana Trisya Hasnuryadi, menginisiasi pertemuan dengan Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) yang diketuai Siti Noortita Ayu Febria Roosani atau akrab disapa Tatum, bersama Ketua KPPD Kalsel, Hj. Dewi Damayanti Said.
Pada kesempatan itu, Tatum dan Dewi memperkenalkan organisasi masing-masing. KPPI merupakan wadah politik perempuan lintas partai, sedangkan KPPD menghimpun perempuan yang berkiprah di lembaga parlemen.
Pertemuan tersebut turut melibatkan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DPPPAKB) Kalsel serta Nur Sulaiman Center.
Dewi mengatakan, pertemuan ini menjadi langkah untuk membangun kolaborasi dan saling mendukung dalam memperjuangkan keterwakilan perempuan sebesar 30 persen di lembaga legislatif maupun eksekutif.
“Kami mendorong keterwakilan 30 persen perempuan, baik di legislatif maupun eksekutif,” ujar anggota DPRD Kalsel fraksi Partai Golkar tersebut.
Ia berharap KPPD dapat memotivasi perempuan di Kalsel agar terus maju, berdaya, dan meningkatkan kesejahteraan.
Melalui sinergi ini, diharapkan semakin banyak perempuan terlibat dalam pembangunan serta pengambilan kebijakan di daerah. (YUN)













