JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pembangunan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi aspirasi utama warga Kelurahan Mantuil, Kecamatan Banjarmasin Selatan, saat reses Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel), Ilham Noor, Sabtu (7/11/2026).
Aspirasi warga RT 10 dan RT 11 tersebut didasari belum tersedianya sekolah menengah di Mantuil. Akibatnya, lulusan SMP dan MTs harus menempuh jarak sekitar 4 hingga 5 kilometer untuk melanjutkan pendidikan.
Ilham Noor mengatakan, keberadaan SMK penting untuk meningkatkan keterampilan generasi muda, terutama karena Mantuil merupakan kawasan industri dengan sejumlah perusahaan besar.
“SMK diperlukan agar anak-anak Mantuil memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja,” ujarnya.
Selain pendidikan, warga mengusulkan peningkatan jalan di kawasan Kuin Kacil yang kerap terendam banjir rob. Mereka juga meminta pembangunan jembatan beton sebagai pengganti sejumlah jembatan kayu ulin.
Ketua LPMK Kelurahan Mantuil, H. Hamdani, mengatakan sekitar 360 siswa lulus SMP dan MTs setiap tahun di wilayah tersebut. Namun, kesempatan kerja mereka di kawasan industri masih terbatas akibat minimnya keterampilan.
Ia mencontohkan, salah satu perusahaan besar, SBI, memiliki sekitar 1.200 karyawan. Namun, hanya sekitar 135 orang di antaranya berasal dari Kelurahan Mantuil.
“Perusahaan membutuhkan tenaga kerja terampil. Karena itu, kami berharap SMK dibangun di Mantuil,” katanya.
Hamdani menambahkan, warga telah menyiapkan alternatif lahan seluas sekitar dua hektare untuk pembangunan sekolah.
Ia berharap Ilham Noor dapat menyampaikan aspirasi tersebut kepada Pemerintah Provinsi Kalsel agar pembangunan sekolah dan peningkatan infrastruktur di Mantuil mendapat perhatian. (YUN)













