Pemkab Tanbu Terus Perhatikan Bapok Masyarakat Selama Ramadan 1442 H

Harga Sembaki di Tanah Bumbu
Pemkab Tanah Bumbu lakukan monitoring pada saat bulan ramadan.(Foto: Diskominfo Tanbu)

JURNALKALIMANTAN.COM, BATULICIN – Pemerintah kabupaten (Pemkab) Tanah Bumbu terus memberi perhatian terhadap masyarakat setempat. Salah satu perhatian itu, yakni memonitoring ketersedian bahan pokok (Bapok) selama ramadan 1442 H.

Monitoring pada era Bupati Tanbu, dr HM Zairullah Azhar ini dilakukan melalui, Satgas Ketahanan Pangan Tanah Bumbu yang bertujuan memastikan kebutuhan masyarakat agar selalu terpenuhi.

“Monitoring ini dilakukan guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan Bapok dan lonjakan harga di pasaran,” sebut Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagri) Tanbu, H. Deny Harianto didampingi Kabid Perdagangan H. Ahmad Heriansyah, belum lama tadi.

Lokasi monitoring bapok yakni, pasar harian Desa Sejahtera Kecamatan Simpang Empat, Pasar Bumi Pangeran di Kecamatan Kusan Hilir, Pasar Desa Karang Indah di Kecamatan Angsana, Pasar Sudan Raya di Kecamatan Satui.

Lebih lanjut ia menjelaskan, H. Deny sapaan akrabnya mengatakan, kegiatan monitoring bapokting ini dilaksanakan selama tiga hari dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadhan serta menjelang Hari Raya Idul Fitri 1442 H.

Dikatakan, dari hasil monitoring dilakukan pada hari kedua ramadan pada Rabu 21 April 2021 lalu, terpantau ketersediaan bapok tidak ada kendala, baik pendistribusian dari agen atau pedagang besar ke pengecer, maupun pedagang pasar ke konsumen.

“Sampai saat ini tidak ditemukan kelangkaan bahan pokok,” jelasnya.

Disamping itu, ia menerangkan pada monitoring tersebut, Satgas Pangan juga memberi sosialisasi kepada pedagang agar tidak menaikkan harga diatas kewajaran, serta juga ke masyarakat konsumen agar membeli bahan pokok sesuai kebutuhan saja.

Berdasarkan data dari hasil monitoring hari kedua, ada beberapa Bapok mengalami kenaikan harga yakni Kedelai impor Rp. 10.000/Kg menjadi Rp 12.000/Kg, Tomat Rp. 10.000/Kg menjadi Rp 15.000/kg, Ikan gabus/haruan ukuran sedang Rp 60.000 /Kg menjadi Rp. 80.000/kg, Ikan Pepuyu ukuran sedang Rp. 80.000 / Kg menjadi Rp 90.000/kg, dan Minyak goreng curah Rp.11.000 menjadi Rp. 13.000 / Liter.

Sementara, Bapok harganya turun yakni Bawang Putih Rp. 30.000 /Kg menjadi Rp. 25.000/kg, Bawang Merah Rp. 35.000/kg menjadi Rp. 30.000/kg, Daging Ayam Potong 38.000/Kg menjadi Rp 20.000/Kg, Telur Ayam Ras Rp 25.000/Kg menjadi Rp 24.000/kg, Cabe Merah Tiung minggu awal Rp. 100.000 /Kg menjadi Rp 80.000/Kg, Cabe Rawit Taji minggu awal Rp. 100.000 /Kg menjadi Rp 80.000/Kg.

Untuk diketahui, Satgas Pangan melakukan monitoring terdiri dari Dinas Perdagangan dan Perindustrian Tanah Bumbu, Loka POM setempat, Kodim 1022/TNB, Unit II Sat Intelkam Polres Tanbu, Unit II Sat Reskrim Polres Tanbu, Sat Pol PP Tanah Bumbu, Dinas Perikanan, Dinas Peternakan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Kesehatan, Diskominfo, Bagian PSDA2P Setda, dan Bulog Sarigadung

Reporter : Daniel Setiawan
Editor     : Rian