Aksi SIMPATI Diluncurkan, Pengelolaan Sampah Tanbu Kini Berbasis Data

Aksi SIMPATI Diluncurkan, Pengelolaan Sampah Tanbu Kini Berbasis Data.

JURNALKALIMANTAN.COM,TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu memperkuat tata kelola persampahan melalui peluncuran Dashboard Aksi SIMPATI (Sistem Integrasi Manajemen Pengelolaan Sampah Terpilah Kabupaten Tanah Bumbu).

Inovasi ini dirancang untuk mengintegrasikan pemantauan pengelolaan sampah berbasis data, mulai dari sumber timbulan hingga proses pengolahan, sehingga pelaksanaannya dapat dipantau secara berkala dan terukur.

Dashboard Aksi SIMPATI diluncurkan Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif melalui Sekretaris Daerah Yulian Herawati di Batulicin, Senin (8/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri staf ahli, asisten, kepala satuan kerja perangkat daerah (SKPD), serta para camat.

Aksi SIMPATI merupakan inovasi proyek perubahan strategis yang diinisiasi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Tanah Bumbu, Ir. Muhammad Risdianadi, S.Hut., M.M.

Risdianadi menjelaskan, dashboard tersebut dirancang untuk mempercepat dan mengoptimalkan pengelolaan sampah secara terpadu melalui pemantauan data dari hulu hingga hilir.

“Aksi SIMPATI ini dirancang untuk mempercepat, memperkuat, dan mengoptimalkan manajemen pengelolaan sampah secara terpadu dari hulu hingga hilir,” ujar Risdianadi.

Dashboard ini menyediakan sejumlah informasi penting, meliputi jumlah timbulan sampah, volume sampah organik dan anorganik, jumlah residu, tingkat pengelolaan, serta kinerja unit pengolahan sampah.

Selain itu, sistem tersebut memungkinkan pemantauan produksi pupuk kompos dan kontribusi pengelolaan sampah terhadap pengembangan ekonomi sirkular.

Dengan ketersediaan data yang terintegrasi, pemerintah daerah diharapkan dapat memetakan kondisi persampahan secara lebih terukur, mengevaluasi kinerja pengolahan, serta menentukan langkah penanganan sesuai kebutuhan di lapangan.

Sementara itu, Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menyatakan dukungannya terhadap penerapan inovasi Aksi SIMPATI. Menurutnya, program tersebut sejalan dengan arah kebijakan pembangunan daerah 2025–2030, khususnya dalam meningkatkan kualitas lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Melalui inovasi ini, pemerintah daerah berharap pengelolaan sampah dapat berjalan lebih efektif dan memberikan dampak positif terhadap kebersihan lingkungan serta kesehatan masyarakat.

Penerapan sistem pengelolaan sampah berbasis data juga menjadi bagian dari upaya Pemkab Tanah Bumbu membangun tata kelola lingkungan yang modern dan berkelanjutan, sekaligus mendukung terwujudnya Tanah Bumbu yang Maju, Makmur, dan Beradab.

Rekomendasi judul: Nomor 2 cocok untuk menonjolkan unsur digitalisasi dan inovasi, sedangkan nomor 4 lebih kuat jika ingin mengangkat fungsi dashboard dalam memantau pengelolaan sampah dari hulu hingga hilir.

(Adv/Mc Tanbu)