JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu mengapresiasi kontribusi Tentara Nasional Indonesia (TNI) dalam mendukung pembangunan daerah, menjaga keamanan, serta meningkatkan kepedulian sosial masyarakat.
Bupati Tanah Bumbu Andi Rudi Latif menilai kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI memiliki peran strategis dalam mendorong pembangunan yang merata sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Sinergi tersebut diwujudkan melalui berbagai program, di antaranya TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD), penanaman mangrove di kawasan pesisir, penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla), serta aksi donor darah.
Kolaborasi itu juga dilakukan melalui Aksi Sinergitas Merah Putih dan Aksi Peduli Sosial di Tanah Bumbu sebagai bentuk kerja bersama dalam mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.
Apresiasi tersebut disampaikan dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 TNI yang digelar di Kabupaten Tanah Bumbu.
“Selamat HUT ke-81 TNI. Semoga TNI senantiasa diberi kekuatan, keteguhan, dan keikhlasan dalam mengemban amanah menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. TNI kuat bersama rakyat, Indonesia berdaulat, adil dan makmur,” kata Andi Rudi Latif.
Sementara itu, upacara peringatan HUT ke-81 TNI tingkat Kabupaten Tanah Bumbu berlangsung di halaman Markas Komando Distrik Militer (Makodim) 1022/Tanah Bumbu, Senin (5/10/2026).
Upacara dipimpin Komandan Kodim 1022/Tanah Bumbu Letkol Inf Zierda Aulia Salam, S.Hub.Int., M.H.I. Bupati Andi Rudi Latif diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Eryanto Rais.
Peringatan tersebut turut dirangkai dengan penyerahan tanda kehormatan Satyalancana kepada sejumlah prajurit Kodim 1022/Tanah Bumbu sebagai penghargaan atas pengabdian mereka dalam menjalankan tugas.
Dalam amanat Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto yang dibacakan Dandim 1022/Tanah Bumbu, prajurit dan aparatur sipil negara (ASN) TNI diingatkan untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapan, kompetensi, serta kemampuan dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab.
Panglima TNI juga menekankan lima prinsip yang harus menjadi pedoman seluruh prajurit, yakni profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.
Setiap prajurit diminta menguasai tugas dan tanggung jawabnya, meningkatkan kemampuan melalui latihan, serta mengenali potensi ancaman sejak dini. Sinergi dengan seluruh komponen bangsa juga perlu terus diperkuat guna mendukung pelaksanaan tugas.
Selain itu, penguasaan teknologi menjadi perhatian penting agar prajurit mampu mengikuti perkembangan dan mengoperasikan teknologi sesuai bidang tanggung jawab masing-masing.
Melalui momentum HUT ke-81 TNI, sinergi antara TNI dan Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu diharapkan semakin kuat, tidak hanya dalam menjaga keamanan, tetapi juga dalam mendukung pembangunan, pelestarian lingkungan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.
(Adv/Mc Tanbu)













