Bank Kalsel Mendapat Apresiasi Dari KPK Republik Indonesia Atas LHKPN

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Bank Kalsel mendapatkan Apreasiasi Capaian Laporan 100% atas Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) pada Rapat Implementasi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Tahun 2022 yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Republik Indonesia di Gedung Mahligai Pancasila Banjarmasin.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Dian Widiarti selaku Spesialis
Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Muda kepada Direktur Utama Bank Kalsel Hanawijaya di damping IGK Prasetya Direktur Kepatuhan (29/6/2022).

Penyerahan apresiasi turut disaksikan oleh seluruh perwakilan Perusahaan BUMD dilingkup Wilayah Kalimanan Selatan.

Mengawali sambutannya, Dian Widiarti selaku Spesialis Pendaftaran dan Pemeriksaan LHKPN Muda, mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya serta apresiasi kepada para peserta yang telah berhadir pada hari ini.

Kemudian Dian Widiarti mengungkapkan Ketika seseorang memilih karir sebagai pejabat negara, mereka harus menyadari dan memahami arti dari keterbukaan.

“Kami berharap kewajiban pelaporan LHKPN bukan hanya taat aturan dan kewajiban menyampaikan hartanya, tetapi lebih kepada komitmen dan rasa tanggung jawab moral dalam pencegahan perilaku koruptif untuk mewujudkan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi”ungkap Dian.

Pada kesempatan yang sama, Hanawijaya menyampaikan
ucapan terima kasih atas apresiasi yang diberikan KPK RI terhadap pelaporan LHKPN yang dilakukan Bank Kalsel. Hal ini tidak terlepas dari dukungan KPK RI yang telah mensosialisasikan kewajiban penyampaian pelaporan LHKPN kepada lingkup pejabat Bank Kalsel.

“Saya mewakili segenap jajaran manajemen Bank Kalsel mengucapkan terima kasih kepada KPK RI yang telah memberikan apresiasi capaian laporan 100% LHKPN. Pencapaian ini merupakan bentuk komitmen Bank Kalsel dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang baik di setiapbtingkatan organisasi dan pada setiap aktivitas perusahaan termasuk di antaranya penerapan program pengendalian gratifikasi,” pungkas Hanawijaya.

(Saprian)