Batola Ekspos Hasil Pemutakhiran Indeks Desa 2025, 104 Desa Berstatus Mandiri

Sekda Batola serahkan piagam penghargaan kepada 23 desa yang berhasil naik status menjadi Desa Mandiri. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Pemerintah Kabupaten Barito Kuala menggelar kegiatan Ekspos Hasil Pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2025 dan Penganugerahan Desa di Aula Selidah, Selasa (12/5/2026).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Barito Kuala H. Zulkipli Yadi Noor, dan dihadiri jajaran perangkat daerah, camat, kepala desa, serta pemangku kepentingan terkait pembangunan desa.

Dalam laporannya, Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Setda Barito Kuala, H.M. Husaini menyampaikan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pendataan Indeks Desa Tahun 2025 sesuai regulasi mengenai status kemajuan dan kemandirian desa.

Menurutnya, pemutakhiran data Indeks Desa bertujuan memberikan gambaran kondisi pertumbuhan desa berdasarkan berbagai dimensi pembangunan, sehingga kebijakan pembangunan desa dapat lebih tepat sasaran.

Berdasarkan hasil pemutakhiran tahun 2025, status desa di Kabupaten Barito Kuala menunjukkan perkembangan signifikan, dengan rincian sebanyak 104 desa berstatus mandiri, 85 desa berstatus maju, dan enam desa berstatus berkembang.

Sementara itu, tidak terdapat lagi desa dengan status tertinggal maupun sangat tertinggal di wilayah Kabupaten Barito Kuala.

Selain itu, tercatat sebanyak 23 desa berhasil mengalami kenaikan status pada tahun 2025.

Dalam sambutannya, Sekda Barito Kuala, H. Zulkipli Yadi Noor, menekankan pentingnya indikator pembangunan sebagai alat ukur kinerja pemerintah, mulai tingkat desa hingga kabupaten.

Ia menjelaskan bahwa tujuan akhir pembangunan adalah peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mencakup aspek pendidikan, kesehatan, dan ekonomi masyarakat.

“Pembangunan ini tujuannya untuk manusia. Ukuran keberhasilan di suatu wilayah adalah Indeks Pembangunan Manusia agar masyarakat sehat, pintar, dan memiliki daya ekonomi,” ujarnya.

Zulkipli juga mengingatkan desa-desa yang telah meraih status mandiri agar terus mempertahankan sekaligus meningkatkan capaian pembangunan yang telah diraih.

Ia turut mengapresiasi sinergi antara camat dan kepala desa dalam mempercepat pembangunan desa di Kabupaten Barito Kuala.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi mengenai Indeks Desa sebagai Indikator Kinerja Utama (IKU) Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) oleh Sekretaris DPMD, Marda Rijali.

Selanjutnya, Tenaga Ahli DPMD, Supiani, S.E., memaparkan analisis hasil pemutakhiran Indeks Desa Tahun 2025 yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dipandu Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Batola, Muhammad Wahyu Adibawono, S.Hut.

Sebagai penutup, Sekda Batola menyerahkan piagam penghargaan kepada 23 desa yang berhasil mengalami kenaikan status menjadi Desa Mandiri.

Penyerahan penghargaan tersebut turut didampingi Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan, serta Sekretaris DPMD Kabupaten Barito Kuala.

(Adv/Diskominfo)