BBM 1 Harga Jangkau Pedalaman HSS Kalimantan Selatan

Peresmian salah satu titik pengisian

JURNALKALIMANTAN.COM,HULU SUNGAI SELATAN – Apresiasi atas terwujudnya keadilan energi, datang dari Bupati Hulu Sungai Selatan (HSS) Achmad Fikry.

“Masyarakat mengapresiasi pemerintah dan pertamina dalam program BBM 1 Harga, kami mendukung pelaksanaan program tersebut, dan harapannya ke depan makin banyak lokasi terpencil yang tersedia BBM 1 Harga,” tuturnya.

Apresiasi tersebut ia sampaikan saat peresmian serentak 14 titik lembaga penyalur bahan bakar minyak melalui program BBM Satu Harga, oleh PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan bersama Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi.

Peresmian secara simbolis dilakukan di HSS pada Rabu (30/11/2022). Penerapan BBM Satu Harga ini, merupakan wujud program energi berkeadilan oleh Pertamina bagi masyarakat di wilayah 3T (Terdepan, Terluar, Tertinggal).

Selain di HSS, pada hari ini juga diresmikan 13 lembaga penyalur BBM 1 Harga lainnya, antara lain di Kabupaten Sambas, Sintang, Melawi, Sanggau, Landak, Malinau, Nunukan, dan Tana Tidung.

“Dengan resminya 14 titik BBM 1 Harga yang kita lakukan pada hari ini, Pertamina bersama Kementerian ESDM dan BPH Migas, kembali mewujudkan energi berkeadilan bagi saudara-saudara kita yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses untuk menikmati energi dengan harga yang terjangkau,” jelas M. Taufiq Setyawan, Executive General Manager PT Pertamina Patra Niaga Regional Kalimantan.

Taufiq menambahkan, realisasi volume penyaluran BBM 1 Harga terus meningkat setiap tahunnya. Hingga tahun 2022 ini, volume BBM yang tersalurkan kepada masyarakat sudah mencapai 819.876 kl.

Hal ini tegasnya, menunjukkan bahwa program BBM 1 Harga ini telah berhasil memberikan akses energi yang mudah dengan harga yang sama hingga ke wilayah 3T di seluruh Indonesia.

Sementara itu, Komite BPH Migas, Saleh Abdurrachman dalam sambutannya, menyampaikan harapannya akan BBM 1 Harga bagi masyarakat.

“Kami menargetkan BBM 1 Harga tidak hanya dapat mendukung pemerataan energi di seluruh negeri, namun juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan produktivitas masyarakat di daerah tersebut,” ujarnya.

Sejak awal kehadiran program ini pada 2017 hingga November 2022, Pertamina telah membangun total 402 lembaga penyalur yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia, sesuai dengan Perpres Nomor 63 Tahun 2020. Sementara khusus untuk Tahun 2022, sudah terbangun 81 SPBU dari target 92 lokasi. Pertamina sendiri ditargetkan untuk bisa membangun total 573 SPBU sampai dengan Tahun 2024.

Editor : Achmad MT