Disdukcapil Tanah Bumbu Dorong Budaya Kerja Profesional Lewat Reward dan Punishment

Disdukcapil Tanah Bumbu Dorong Budaya Kerja Profesional Lewat Reward dan Punishment. (Foto : Mc Tanbu)

JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Tanah Bumbu, menerapkan sistem reward dan punishment bagi seluruh pejabat dan staf sebagai upaya meningkatkan kinerja organisasi serta kualitas pelayanan publik.

Pemberian penghargaan dilakukan langsung oleh Kepala Disdukcapil Tanah Bumbu, Gento Hariadi, usai apel pagi di halaman Kantor Disdukcapil, Batulicin, Rabu (3/6/2026).

Gento Hariadi mengatakan, pemberian penghargaan dan pembinaan merupakan bagian dari strategi organisasi untuk membangun budaya kerja yang profesional, produktif, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

Menurutnya, Disdukcapil Tanah Bumbu telah mengembangkan dan memanfaatkan aplikasi SIA (Siapa dan Pekerja) sebagai alat ukur kinerja pegawai.

Melalui aplikasi tersebut, setiap pegawai memiliki Indikator Kinerja Individu (IKI) yang dapat dinilai secara objektif dan transparan.

Selain itu, berbagai capaian pekerjaan, termasuk layanan berbasis daring yang telah dilaksanakan selama semester pertama hingga Juni 2026, turut menjadi bahan evaluasi.

“Berdasarkan hasil evaluasi tersebut, dapat diketahui secara lebih mendalam pegawai yang berhak menerima penghargaan dan pegawai yang perlu mendapatkan pembinaan melalui mekanisme punishment,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penerapan reward dan punishment merupakan salah satu pendekatan manajemen untuk memotivasi pegawai, mengelola perilaku kerja, meningkatkan produktivitas, serta menciptakan budaya kerja yang positif dan seimbang.

Lebih lanjut, Gento menegaskan bahwa tujuan utama sistem tersebut ialah meningkatkan kualitas hasil kerja sekaligus mendorong tumbuhnya perilaku positif secara berkelanjutan.

Kepada pejabat dan staf penerima penghargaan, ia menyampaikan apresiasi atas dedikasi, kerja keras, dan prestasi yang telah ditunjukkan. Menurutnya, penghargaan diberikan tidak hanya berdasarkan kuantitas pekerjaan, tetapi juga kualitas hasil kerja.

“Semoga prestasi yang telah diraih dapat terus dipertahankan dan menjadi inspirasi bagi pegawai lainnya untuk terus meningkatkan kinerja,” katanya.

Sementara itu, bagi pegawai yang belum memperoleh penghargaan, Gento meminta agar tidak berkecil hati dan menjadikannya sebagai motivasi untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta memperbaiki kinerja.

“Saya yakin dengan komitmen dan usaha yang sungguh-sungguh, pada kesempatan berikutnya Saudara dapat meraih prestasi yang lebih baik dan memperoleh penghargaan yang membanggakan,” tuturnya.

Ia menambahkan, seluruh upaya peningkatan kinerja tersebut bermuara pada terciptanya pelayanan publik yang semakin berkualitas, sejalan dengan visi dan misi pemerintah daerah serta harapan masyarakat.

(Adv/Mc Tambu)