Plh. Sekda Batola Buka Bimtek KIM PRODUK KOPI 

KIM PRODUK KOPI
Suasana Bimtek KIM PRODUK KOPI

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Bagian Protokol, Dokumentasi, dan Komunikasi Pimpinan (Prokopimda) Kabupaten Barito Kuala (Batola), gelar Rapat Koordinasi dan Bimbingan Teknis pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat Bagian Protokol, Dokumentasi, dan Komunikasi Pimpinan (KIM PRODUK KOPI), di Aula Selidah Kantor Bupati Batola, yang dibuka Plh. Sekda H. Zulkifli Yadi Noor, Selasa (04/05/2021).

Kegiatan ini terbagi dalam beberapa tahap, yang pesertanya merupakan satu perwakilan aparatur dari 195 desa dan 6 kelurahan.

Plh Sekda sangat mengapresiasi kegiatan ini, yang ia nilai sebagai bentuk inovasi dalam upaya mengoptimalkan penyebaran informasi ke masyarakat, khususnya di perdesaan.

Lelaki yang akrap disapa pak Zul ini mengatakan, level kemajuan suatu negara maupun wilayah, bisa diukur dari seberapa inovasi yang dilaksanakan. Begitu pula peradaban terlahir dari adanya inovasi yang tercipta.

“Inovasi itu biasanya menjawab persoalan yang ada, walau pun tidak excited,” papar Plh. Sekda yang juga Kepala Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah Batola ini

Ditambahkannya, permasalahan yang terjadi, yaitu bagaimana agar informasi bisa terhubung ke masyarakat. Mengingat dalam rangka pelayanan masyarakat, informasi paling menentukan terhadap sukses tidaknya pembangunan yang dilaksanakan.

Baca Juga : Dapat Arahan Bupati Noormiliyani, Tim Pemkab Batola Bantu Kembangkan Pulau Curiak & Desa Wisata Kanoko

Sebelumnya, Kepala Bagian Prokopimda Sekretariat Daerah Batola, Hery Sasmita menyatakan, dilaksanakannya rakor dan bimtek ini untuk optimalisasi penyebarluasan informasi kepada masyarakat di Kabupaten Barito Kuala.

Menurutnya, di Batola masih terdapat beberapa kendala dan hambatan dalam penyebaran informasi, seperti kondisi geografis yang terpisah-pisah sungai, di samping keberadaan lahan yang sebagian besar rawa, sehingga sangat sulit dalam pemenuhan jalan.

Dampaknya, lanjut Hery, berimbas terhadap daya sebar informasi ke masyarakat. Sementara di lain pihak, jangkauan seluler serta jaringan internet sebagian desa juga tidak tersentuh.

Dari fakta itu, melalui Diklat Pendidikan Kepemimpinan Administrator Angkatan 2 Tahun 2021, Hery Sasmita mencoba melakukan inovasi, dengan aksi perubahan KIM PRODUK KOPI.

Ia berharap melalui kegiatan ini, semuanya bisa menyiasati kendala yang terjadi.

“Dengan memberdayakan aparat desa/kelurahan yang terhimpun di KIM PRODUK KOPI, maka informasi bisa setback ke desa-desa,” tegas Hery.
(Alibana/AhmadMT)