JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR membuka pelaksanaan Wali Kota Cup untuk tiga cabang olahraga sekaligus, yakni skateboard, wushu, dan angkat besi, dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin, berlangsung di kawasan Siring 0 Kilometer Banjarmasin, Kamis (21/5/2026).
Pembukaan Wali Kota Cup turut dihadiri Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin Ibnu Sabil, Ketua KONI Banjarmasin H. Hermansyah, serta para atlet dari masing-masing cabang olahraga.
Wali Kota Banjarmasin, H. Muhammad Yamin HR, mengatakan olahraga tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembentukan karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, disiplin, keberanian, dan kerja keras.
“Melalui olahraga skateboard kita belajar kreativitas dan keberanian dalam menaklukkan tantangan. Melalui wushu kita belajar keseimbangan, ketekunan, dan pengendalian diri. Sedangkan melalui angkat besi kita belajar kekuatan, fokus, serta semangat pantang menyerah,” ujarnya.

Yamin menilai minat generasi muda terhadap cabang olahraga seperti skateboard dan wushu cukup tinggi. Karena itu, menurutnya, pemerintah perlu menghadirkan fasilitas dan wadah pembinaan yang memadai agar potensi atlet dapat berkembang secara optimal.
“Kita melihat anak-anak ini sangat antusias terhadap skateboard dan juga wushu. Karena itu, olahraga ini perlu mendapat perhatian dan wadah yang baik agar terus berkembang,” katanya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga skateboard, Pemerintah Kota Banjarmasin berencana membangun fasilitas latihan khusus pada tahun ini agar para atlet memiliki tempat berlatih yang representatif.
“InsyaAllah tahun ini kita akan membangun fasilitas skateboard agar para skateboarder memiliki tempat berlatih yang layak. Harapannya, dari sini akan lahir prestasi-prestasi yang bisa membawa nama daerah,” ucapnya.
Selain itu, Pemkot Banjarmasin juga akan mengkaji pembangunan fasilitas latihan untuk cabang olahraga angkat besi di bawah pengelolaan langsung pemerintah kota.
Menurut Yamin, keberadaan sarana latihan yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung pembinaan atlet dan peningkatan prestasi olahraga daerah.
“Nanti akan kita kaji pembangunan tempat latihan angkat besi juga, agar para atlet kita memiliki tempat berlatih sendiri tanpa harus menggunakan fasilitas yang bukan milik Pemkot Banjarmasin,” tutupnya.
(Adv/Ih)













