JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Harapan warga Desa Sampurna, Kecamatan Jejangkit, Kabupaten Barito Kuala (Batola) untuk memiliki gedung olahraga (GOR), masih belum sepenuhnya terwujud. Pembangunan yang dibiayai melalui Dana Desa Tahun Anggaran 2025 senilai Rp208.982.000 itu, kini terhenti pada tahap pemasangan atap akibat keterbatasan anggaran.
Di lokasi pembangunan, dinding gedung dan rangka atap telah berdiri. Namun hingga kini, pekerjaan belum dapat dilanjutkan ke tahap penyelesaian akhir, termasuk pemasangan atap bangunan.
Kepala Desa Mukhtar mengatakan, pekerjaan fisik di lapangan sebenarnya telah berjalan sesuai tahapan awal. Namun kondisi anggaran membuat proses pembangunan belum dapat dituntaskan.
Bahkan pihaknya telah berupaya mengusulkan bantuan kepada instansi terkait, namun hingga kini belum membuahkan hasil.
“Karena banyak anggaran yang dipangkas, sampai saat ini pekerjaan tersebut tidak bisa dilaksanakan. Kami pernah mengusulkan ke instansi terkait, namun juga karena masalah anggaran sehingga tidak bisa membantu,” ungkap Mukhtar.
Bagi masyarakat Desa Sampurna, keberadaan gedung olahraga dinilai penting sebagai sarana pembinaan olahraga dan ruang aktivitas sosial warga.
Gedung tersebut nantinya direncanakan menjadi tempat kegiatan olahraga seperti bola voli dan bulu tangkis, sekaligus wadah aktivitas kepemudaan dan karang taruna.
Pemerintah desa berharap adanya dukungan dari Pemkab Batola, agar pembangunan ini dapat segera dituntaskan, sehingga gedung yang telah berdiri tidak mengalami kerusakan dan bisa secepatnya dimanfaatkan masyarakat.
Senada, Camat Hardian mengakui, penyelesaian bangunan tersebut tertunda akibat efisiensi anggaran.
“Harapan pemerintah desa dan masyarakat untuk bisa segera memanfaatkan bangunan tersebut harus tertunda sementara. Semoga ada tambahan anggaran pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa Perubahan,” pungkasnya.
(Alibana/Ahmad M)













