Orangtua Siswa SMKN 1 Pugaan Seratus Persen Sepakati PTM


JURNAL KALIMANTAN.COM, TABALONG – Orangtua siswa SMKN 1 Pugaan, Kabupaten Tabalong seratus persen setujui Pembelajaran Tatap Muka (PTM) segera dilaksanakan meski di tengah Pandemi Covid-19.

Hal itu diungkapkan langsung oleh Sekretaris Komite SMKN 1 Pugaan, Saufi Rahman dalam menerima kunjungan kerja (kunker) monitoring Komisi IV DPRD Provinsi Kalsel,Jumat (03/09/2031).

“Kami para wali siswa ,sudah sepakat mendukung Pembelajaran Tatap Muka segera dilaksanakan,” ucap Saufi.

Beberapa bulan belakangan, Komisi IV memang sedang gencar-gencarnya melakukan kunker memonitoring kesiapan PTM di sejumlah sekolah yang ada di 13 kabupaten kota di daerah ini.

Kepala SMKN 1 Pugaan, Aris Dwikuswandi, mengaku pada Mei 2021 yang lalu mengirimkan surat eradan mengenai PTM, dan hasilnya seratus persen seluruh orangtua siswa menyetujui PTM segera dilaksanakan.

“Kita sendiri sudah siap untuk PTM, tenaga pendidik sudah hampir sepenuhnya divaksin, terlebih sekolah menengah kejuruan ini berbasis skill, harus langsung praktik,” kata Aris.

Anggota Komisi IV DPRD Kalsel Firman Yusi, mengatakan tidak semua orangtua memiliki kapabilitas untuk mendampingi anaknya belajar di rumah.

“Terlebih para siswa juga merindukan pembelajaran tatap muka,” tukas politisi partai PKS tersebut.

Sejalan dengan hal tersebut, anggota komisi IV yang lain, Dr. H. Abd. Hasib Salim, M.A.P., mengungkapkan bahwa anak dalam proses pendidikan tidak hanya tentang akademik saja, tapi juga karakter dan akhlak.

“Karakter dan akhlak siswa dalam proses pembentukannya dibutuhkan PTM, bagaimana mereka belajar bersikap dan meneladani guru,” sambungnya.

Mengenai hal tersebut, wakil ketua Komisi IV , Ibrahim Noor berharap agar tenaga pendidik dan peserta didik dapat sepenuhnya divaksin untuk mempersiapkan kekebalan tubuh menjelang PTM dilaksanakan.

“Tidak hanya tenaga pendidik, peserta didik pun harus juga divaksin, karena sumber potensi kerumunan adalah di pihak siswa,” tutupnya.