Sebelum Diresmikan, Jembatan Sungai Alalak Harus Miliki Nama

JURNAL KALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Mencuatnya sejumlah usulan nama jembatan lengkung megah sang penghubung Kota Banjarmasin dan Kabupaten Barito Kuala (Batola) menjadi perhatian DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel).

DPRD Provinsi Kalsel menggelar rapat kerja bersama bersama sejumlah perangkat eksekutif (SKPD) dengan mengagendakan penamaan jembatan yang membentangi sungai alalak tersebut pada Rabu, (13/10/2021) di gedung rumah banjar.

Ketua DPRD Provinsi Kalsel, Supian HK, selaku pimpinan rapat, menjelaskan sejauh ini ada sejumlah usulan dalam bentuk surat mau pun lisan yang rekomendasikan kepada dirinya selaku wakil rakyat.

“Di antara nama yang diusulkan adalah nama H. Aberani Sulaiman, Sulaiman HB, Muhanmad Said, ZA Maulani dan Hasan Basri,” papar H. Supian HK.

Wakil ketua komisi I DPRD Provinsi Kalsel, Siti Noortita Ayu Febria R, atau yang akrab disapa Tatum, selaku cucu dari H. Aberani Sulaiman juga mengemukakan pendapat bahwa dirinya beserta keluarga merasa tersanjung dan mengucapkan terima kasih atas usulan tersebut.

“Kami selalu keluarga, jikalau nama tersebut diterima dan diresmikan menjadi jembatan megah tersebut tentunya ikut mendukung,” ucap Tatum.

Pihak DPRD Provinsi Kalsel dengan ini memberikan kesempatan kepada pihak eksekutif untuk mengkaji secara komprehensif menentukan nama dan diusulkan kepada DPRD sehingga ke depan diresmikan melalui rapat paripurna.

“Iya, kita beri waktu sepuluh hari kepada eksekutif, untuk direkomendasikan ke DPRD sebelum jembatan tersebut diresmikan,” Pungkasnya.

[feed_them_social cpt_id=57496]