JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wakil Ketua DPRD Kalsel, Muhammad Syaripuddin menggelar diskusi mengenai isu-isu daerah bersama tokoh pemuda, aktivitas lingkungan, pemerhati budaya dan pakar pemerintahan.
“Diskusi ini membuka ruang dalam menerima masukan dari berbagai pihak, terkait isu-isu kedaerahan ,” kata Bang Dhin, panggilan akrab Muhammad Syaripuddin usai diskusi sekaligus buka puasa bersama di sungai andai, Banjarmasin, Rabu (6/4/2022).
Menurutnya , diskusi ini untuk menyikapi isu-isu daerah, mulai dari masalah teloransi, kinerja satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kinerja pemerintah dan lainnya.
“Kita diskusi santai, namun bisa menambah wawasan untuk menyikapi isu-isu daerah,” tambah politisi PDIP Kalsel ini.
Diskusi ini untuk melihat perspektif berbagai kalangan untuk menanggapi berbagai permasalahan atau isu di daerah, agar bisa membuka wawasan sebagai wakil rakyat.
“Banyak informasi dan masukan yang diterima untuk menyikapi berbagai isu daerah,” jelasnya.
Terkait masalah teloransi, DPRD Kalsel saat ini sedang melakukan pembahasan Raperda Penyelenggaraan Teloransi Kehidupan Bermasyarakat, hal itu dimaksudkan agar peraturan daerah tersebut benar-benar bisa diterapkan hingga ke bawah.
“Teloransi kehidupan bermasyarakat harus bisa diterapkan hingga ke bawah, sehingga tercipta suasana yang kondusif bagi daerah,”tegasnya.
Raperda ini diharapkan menjadi bahan acuan dalam penerapan teloransi kehidupan bermasyarakat.
“Peraturan daerah harusnya bisa dijadikan panduan dalam penerapan teloransi kehidupan bermasyarakat ,”tutupnya.
Diskusi kali ini melibatkan Ketua KNPI Kalsel Fazlurahman, Ketua Yayasan Amnesia Arif Rahman, Ketua GMNI Kalsel M Lutfi Rahman, aktivis lingkungan Berry Nahdian Furqon dan pemerhati budaya Noor Khalis Madjid..
(Yunn)













