JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Anggota DPD RI perwakilan Kalimantan Selatan (Kalsel), Habib Hamid Abdullah menyatakan, pihaknya konsisten menolak kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) Bersubsidi.
Sikap tegasnya itu disampaikan nya usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) tentang penolakan kenaikan BBM di DPRD Kalsel , Kemarin.
“Kami DPD RI jelas dan tegas menolak kenaikan harga BBM bersubsidi,” ujar Habib Hamid Abdullah.
Kenaikan harga BBM Bersubsidi ini sangat berdampak pada masyarakat, bahkan dapat menyebabkan kenaikan harga bahan pokok.
“Barang mahal, kebutuhan pokok mahal, masyarakat sudah sakit ditambah sakit,”tuturnya.
Ditambahkannya, RDP ini sebuah momentum yang sangat bagus, karena dapat menjembatani aspirasi masyarakat kepada pemerintah pusat.
“Saya meminta salinan tuntutan elemen masyarakat di Kalsel yang menolak kenaikan harga BBM Bersubsidi tersebut, agar bisa memperjuangkannya dijalur DPD RI,”pungkasnya.
(Yunn)














