JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebagai perpustakaan yang berkomitmen menerapkan program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Provinsi Kalimantan Selatan terus mengembangkan berbagai layanan untuk mendorong peningkatan ekonomi masyarakat.
Selain gencar melaksanakan bimbingan teknis bertemakan peluang usaha dan layanan perpustakaan anak yang istimewa, pihaknya juga menghadirkan budi daya tanaman hidroponik, yang menjadi wahana baru untuk dikenalkan pada pengunjung, seperti yang kali ini datang dari TK Kartika V-21 dan TK Kartika V-22 Banjarmasin.
Mereka diperlihatkan tanaman selada, usai disuguhkan dongeng, membaca, bermain, gerak dan lagu, serta senam sehat dan senam otak.
Kepala Dispersip Kalsel Hj. Nurliani mengungkapkan, hal ini merupakan implementasi program dari Perpustakaan Nasional RI.
“Ini bertujuan untuk memperkuat peran perpustakaan umum dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia sehingga kemampuan literasi meningkat, yang berujung kepada peningkatan kreativitas dan kesejahteraan masyarakat,” tuturnya melalui siaran pers, Selasa (02/11/2022).
Menurutnya, perpustakaan selain menyediakan sumber-sumber bacaan untuk menggali informasi dan pengetahuan, juga memfasilitasi masyarakat dengan berbagai kegiatan pelatihan dan keterampilan, yang bertujuan untuk pemberdayaan sosial ekonomi masyarakat.
“Artinya, perpustakaan tidak hanya mencerdaskan, tapi juga menyejahterakan,” tambah Hj. Nurliani.
Selain itu tegasnya, gudang ilmu saat ini tidak hanya dituntut sekadar berteori, tetapi juga langsung praktik.
“Saya merasa bersyukur memiliki anak-anak yang bekerja dan berjuang bersama untuk kemajuan literasi di Banua, hingga berbagai perkembangan perpustakaan tidak lepas dari peran mereka,” pungkasnya.
Editor : Achmad MT














