JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Demi terwujudnya pusat perekonomian nasional dan global di Selatan Pulau Kalimantan yang berbasis sinergi ruang antar Kabupaten/Kota dalam hilirisasi Industri dan pengembangan industri non ekstraktif dengan prinsip pembangunan berketahanan dan berkelanjutan.
Pansus I DPRD Kalsel melakukan konsultasi bersama mitra kerja tentang percepatan penyusunan tancangan peraturan daerah ke Kementrian ATR/BPN Republik Indonesia di Jakarta, Jumat (03/03/2023).
Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut dari rapat kerja pansus I DPRD Provinsi Kalsel bersama beberapa instansi terkait guna selaraskan revisi rencana tata ruang wilayah Kalimantan Selatan, beberapa waktu yang lalu.
Ketua Pansus I H. Hasanuddin Murad menjelaskan konsultasi kali ini ingin memperkuat substansi RTRW di Kalsel.
“Kami bersyukur dalam pertemuan ini mendapatkan tambahan wawasan sebagai bahan untuk membahas pansus lebih lanjut. Pansus I juga akan mengadakan deklarasi bersama eksekutif untuk melakukan pembahasan substansi yang terkait dengan perda yang sedang kami bahas, karena selama ini kami hanya menyamakan persepsi saja dan tidak menyentuh kepersoalan substansi,” jelas mantan bupati batola 2 periode ini.
Dalam kesempatan ini, Hasanuddin Murad juga mengutarakan harapan agar persoalan tata ruang dapat terselesaikan dengan baik.
Sementara itu, Plt Kasubbid Perencanaan Tata Ruang dan Kota Wil 2, Sri Nurnaini sangat mengapresiasi kedatangan rombongan Pansus I terkait RTRW di Kalsel.
“ini menjadi sebuah bukti, bahwa dewan juga berkonsentrasi tentang Isu Tata Ruang di Kalsel dan kami juga mendapatkan beberapa informasi yang tujuannya untuk menguatkan kualitas RTRW yang memang harus mendapatkan solusi,” ucapnya.
Ia menambahkan, hendaknya setelah kunker ini Pemprov Kalsel dapat melakukan perbaikan dan penguatan dan pihaknya selaku pembina akan memberikan rambu – rambu sesuai dengan kaidah yang berlaku, tutupnya.
(YUNN)














