Wali Kota Banjarmasin Tinjau Sejumlah Titik Pembangunan Sambil Bersepeda

Wali Kota Banjarmasin bersama jajaran terkait saat memantau salah satu titik pembangunan

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wali Kota Banjarmasin H. Ibnu Sina bersama sejumlah kepala satuan kerja perangkat daerah, melaksanakan gowes, sekaligus meninjau beberapa hasil pembangunan, yang dimulai pada titik Jembatan Mantuil 1, di Jalan Tembus Mantuil, kemudian titian di Jalan Ujung Benteng, Pulau Bromo, Rumah Potong Unggas (RPU), dan Pasar Pagi Minggu.

H. Ibnu Sina berharap, dari hasil-hasil pembangunan itu, agar bisa dijaga bersama oleh masyarakat, khususnya yang ada di Kelurahan Mantuil.

Ia mengatakan, dengan adanya pembangunan titian di Jalan Ujung Benteng, Pulau Bromo Mantuil itu, agar masyarakat bisa merasakan serta menikmati hasilnya.

“Di akhir pekan kita biasa bajajalanan untuk melihat hasil-hasil pembangunan atau pengawasan kegiatan, hari ini kita ada di Kelurahan Mantuil,” ucapnya disela kegiatan, Ahad (21/1/24).

Di kelurahan yang sama, Wali Kota bersama rombongan juga meninjau RPU modern yang dikelola PT Rumah Potong Hewan (RPH) Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan.

Ia menjelaskan, RPU tersebut berjumlah 2 unit berkapasitas 750 hingga 1.000 ekor ayam per jam. Namun RPU tersebut belum beroperasi, karena masih mempersiapkan sarana prasarananya.

“Ini memang belum operasional, karena ini lagi disiapkan sarana prasarana pendukungnya, di antaranya ketersediaan air dan juga pematangannya,” ujar Wali Kota.

Setelah itu, H. Ibnu Sina didampingi Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian meninjau kawasan Pasar Pagi atau Pasar Minggu, yang yang ada di Jalan Pasar Baru, Kecamatan Banjarmasin Tengah.

Dalam pantauannya, Pasar Pagi di hari Minggu itu, para pedagang sudah mulai tertib, yang diharapkan H. Ibnu Sina bisa bertahan di minggu-minggu selanjutnya.

Tak lupa, iya mengucapkan terima kasih kepada para pedagang, karena sudah mendukung penataan Pasar Pagi.

“Terima kasih atas usulan para pedagang, kesepakatan ini tolong dipertahankan, sehingga tidak mengganggu aktivitas jalan raya dan ekonomi tetap bergerak,” pungkasnya.