JURNALKALIMANTAN.COM, HULU SUNGAI SELATAN – Lebih dari sekadar latihan baris-berbaris, kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Hulu Sungai Selatan (HSS) tahun 2025 menjadi ajang pembentukan karakter dan mental generasi muda.
Dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah HSS, Drs. H. Muhammad Noor, M.AP, kegiatan ini berlangsung sejak 1 hingga 15 Agustus 2025.
Dalam sambutannya, Sekda menekankan bahwa peran Paskibraka bukan hanya seremoni semata, melainkan cerminan nilai-nilai luhur bangsa.
“Kalian adalah simbol harapan, wajah disiplin dan cinta tanah air. Ini bukan sekadar tugas, tapi panggilan untuk menjadi teladan generasi muda Indonesia,” ujarnya, Jum’at (1/8/25).
Kegiatan ini dirancang untuk membentuk sikap disiplin, tanggung jawab, semangat gotong royong, serta nasionalisme tinggi di kalangan pelajar. Melalui pola karantina dan pelatihan intensif, peserta diajak untuk keluar dari zona nyaman, mengasah kepemimpinan, dan memperkuat solidaritas.
Kepala Bakesbangpol HSS, Eko Harjidi, S.STP, menjelaskan bahwa proses seleksi dilakukan secara transparan dan ketat.
Dari 143 peserta dari berbagai sekolah di HSS, hanya 32 terbaik yang dipilih 16 putra dan 16 putri. Selain itu, lima peserta terpilih juga akan mewakili HSS di ajang tingkat provinsi.
Diklat ini ditutup dengan pengukuhan peserta pada 15 Agustus, dan dilanjutkan dengan tugas utama mereka: mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada puncak peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan RI di Kabupaten HSS.
(Uck/Ang)














