Krisis Air Bersih, PMI Tanah Laut Percepat Distribusi Tandon

PMI Tanah Laut

JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH LAUT – Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Tanah Laut akan menyelesaikan droping 140 tandon air bersih berkapasitas masing masing 600 liter.

Distribusi tandon lengkap dengan instalasinya tersebut akan terselesaikan dalam pekan ini termasuk ke daerah yang mengalami krisis air bersih.

Percepatan droping tandon air bersih tersebut sangat dibutuhkan oleh masyarakat pasca bencana banjir, serta memberi kemudahan warga korban bencana saat membutuhkan air untuk kebutuhan sehari hari tanpa harus antri.

“Minggu ini kita akan droping tandon air bersih di enam kecamatan berserta instalasi pendukungnya, sehingga warga dapat menggunakan air bersih dengan mudah dan terjangkau,”Ujar Ketua PMI Tanah Laut,Syahrian Nurdin,Di Kabupaten Tanah Laut,Kemarin.

Kondisi kekurangan air bersih ini terjadi akibat terputus dan terganggunya jaringan perpipaan PDAM dan serta belum layaknya sumur-sumur warga yang tercemar akibat banjir, jelasnya.

Pmi tanah laut
Tandon air yang disalurkan PMI Tanah Laut untuk warga yang terdampak banjir

Sementara itu, 30 Unit tandon yang didistribusikan ke Kecamatan Bumi Makmur, di antaranya, di kecamatan Gunung Raja, Kurau, Bati-bati, Takisung dan Pelaihari, 6 Kecamatan itu yang mengalami krisis air bersih pasca banjir sesuai dengan hasil assesment relawan di lapangan.

“Tidak hanya menunggu permintaan dari warga, tetapi juga berdasarkan hitungan teknis hasil assessment yang kemudian datanya diolah dibuat Skala Prioritas,” tuturnya.

Secara hitungan teknis, setiap orang membutuhkan sebanyak 15 liter air bersih setiap harinya , sementara tandon berisi 600 liter yang artinya untuk satu tandon bisa mencover 40 orang atau sekitar 8 kepala keluarga dengan asumsi 1 kepala keluarga terdiri 5 orang.