Saatnya Kalsel Punya Kawasan UMKM dan Industri Kreatif

M Syaripuddin
Muhammad Syaripuddin, Wakil Ketua DPRD Kalsel

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Terinspirasi kuliner terintegrasi Thamrin 10 di Jakarta, Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kalimantan Selatan (Kalsel) M Syaripuddin menggagas kawasan serupa di Banua. Tempat itu merupakan wadah para pelaku UMKM untuk berbisnis.

“Tentu tak sebesar Thamrin 10 yang bisa menampung 54 tenant. Mungkin sementara antara 20 – 30 pelaku UMKM dulu. Jika berkembang baik, saya meyakini ke depan bisa diperbanyak. Asal dikelola secara profesional,” kata Bang Dhin, begitu sapaan akrabnya.

Pusat kuliner terpadu ini, menurut dia, untuk perdana lebih cocok dibangun di Banjarbaru. Jika sudah berhasil, nanti menjadi percontohan bagi kabupaten/kota lain di Kalsel.

“Tujuannya jelas, membantu UMKM. Apalagi yang tak punya offline store atau tempat berjualan. Mereka ditampung di pusat kuliner ini dengan ikatan kerja sama. Antara pemerintah daerah, UMKM, dan pihak ketiga tentu saja,” tuturnya.

Di pusat kuliner tersebut, seperti di Thamrin 10 Jakarta, segala fasilitas disediakan. Baik untuk UMKM, juga pengunjung. Semua serba ada dan menarik.

Seperti, ada tempat berjualan. Meja dan kursi yang lengkap, berikut kanopi pelindung hujan dan panas. Selain itu, juga terdapat sub bisnis selain kuliner. Misalnya fashion, beauty, lifestyle, sport, F&B, dan lain-lain.

Di pusat kuliner terpadu ini juga ada space untuk aktivitas komunitas, ruang bersama untuk workshop dan ruang display untuk UMKM yang belum punya offline store.

“Di tempat ini juga tersedia kantor bersama para pelaku UMKM, lengkap dengan meeting room. Ada sport venue dan studio foto. Lengkaplah. Panggung hiburan tak ketinggalan. Bahkan bisa untuk acara nikahan atau kegiatan lainnya,” bebernya.

Sehingga, lanjut Bang Dhin, boleh dikata lokasi ini mengusung dan mendukung jalannya industri kreatif yang terintegrasi.

“Saya yakin, ide dan gagasan ini akan disambut gembira berbagai kalangan. Utamanya pelaku UMKM dan industri kreatif di Banua. Sedangkan warga, juga bakal senang dengan adanya tempat yang terintegrasi seperti itu,” kata Bang Dhin optimistis.

Editor : Ahmad MT