Tanpa Aksi Jalanan, Ribuan Buruh di Banjarmasin Rayakan May Day Penuh Kebersamaan

Foto bersama buruh, ojol dan Forkopimda kalsel pada memperingati May Day di mapolresta Banjarmasin, Rabu (29/4/26). (Foto : Api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Banjarmasin tahun ini berlangsung dengan nuansa berbeda. Alih-alih aksi demonstrasi, ribuan buruh dan pengemudi ojek online larut dalam kegiatan sosial yang digelar Polda Kalsel bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) di halaman Polresta Banjarmasin, Rabu (29/4).

Kegiatan yang dikemas dalam bentuk bakti sosial ini diisi dengan berbagai layanan untuk masyarakat, seperti pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, pembagian sembako, hingga pembagian buah bagi peserta.

Antusiasme peserta pun melampaui ekspektasi. Gubernur Kalimantan Selatan, H Muhidin, menyebut jumlah kehadiran jauh di atas perkiraan awal.

“Awalnya diperkirakan hanya ratusan orang, ternyata lebih dari 1.500 buruh dan pengemudi ojek online hadir. Bahkan donor darah berlangsung tanpa henti,” ujarnya.

Ia menambahkan, rangkaian peringatan May Day masih akan berlanjut di kawasan Kilometer 0 Banjarmasin, tepatnya di depan Kantor Gubernur Kalsel.

Kapolda Kalsel Irjen Pol Rosyanto Yudha Hermawan menilai peringatan kali ini mencerminkan suasana damai dan penuh kebersamaan. Menurutnya, pendekatan melalui kegiatan sosial mampu mempererat hubungan antara buruh, pemerintah, dan aparat.

“Ini menunjukkan sinergi yang baik. Selain membantu masyarakat, situasi juga tetap aman dan kondusif,” katanya.

Meski berlangsung dalam suasana kekeluargaan, aspirasi buruh tetap disuarakan. Perwakilan Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Kalsel, Sadin Sasau, menyoroti sistem outsourcing yang dinilai masih merugikan pekerja.

“Kami berharap sistem outsourcing dapat dihapuskan karena menimbulkan ketidakpastian kerja, upah rendah, serta minim jaminan sosial,” pungkasnya.

(Api/Ang)