‎H. Kartoyo Tegaskan Pancasila Harus Hidup di Keseharian Masyarakat

Wakil Ketua DPRD kalsel, H. Kartoyo, saat Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) di Desa Pakan Dalam, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan. (foto hmsdprdkalsel)

JURNALKALIMANTAN.COM, ‎HULU SUNGAI SELATAN – Wakil Ketua DPRD Kalimantan Selatan, H. Kartoyo, melaksanakan kegiatan Sosialisasi Revitalisasi dan Aktualisasi Nilai-Nilai Ideologi Pancasila (Sosrev) di Desa Pakan Dalam, Kecamatan Daha Utara, Kabupaten Hulu Sungai Selatan, belum lama tadi.

‎Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk memperkuat wawasan kebangsaan masyarakat sekaligus mengingatkan pentingnya memahami dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila sebagai dasar dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Dalam pemaparannya, H. Kartoyo menegaskan bahwa Pancasila tidak cukup hanya dipahami sebagai hafalan atau konsep semata, tetapi harus diwujudkan dalam perilaku nyata sehari-hari.

‎“Melalui kegiatan ini kita kembali mengingat dan memahami makna yang terkandung dalam setiap sila Pancasila. Yang terpenting bukan hanya menghafalnya, tetapi bagaimana nilai-nilai tersebut diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan keluarga, masyarakat, maupun dalam kehidupan berbangsa dan bernegara,” ujarnya.

Menurut politisi Partai NasDem Kalsel tersebut, pengamalan nilai-nilai Pancasila dapat diwujudkan melalui sikap saling menghormati, menjaga toleransi, memperkuat semangat gotong royong, mengedepankan musyawarah, serta membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

‎Ia juga mengapresiasi antusiasme masyarakat Desa Pakan Dalam yang aktif mengikuti kegiatan dan berdiskusi mengenai implementasi nilai-nilai kebangsaan.

“Alhamdulillah masyarakat sangat antusias. Hal ini menunjukkan bahwa kesadaran untuk menjaga nilai-nilai kebangsaan dan persatuan masih sangat baik. Ini menjadi modal penting dalam menjaga keutuhan bangsa,” tambahnya.

Pada kesempatan tersebut, Kartoyo turut mengapresiasi kontribusi tokoh masyarakat setempat, Guru Samsudin, yang memberikan pemahaman mengenai keterkaitan antara nilai-nilai Pancasila dan ajaran Islam.

‎Menurutnya, nilai-nilai dalam Pancasila selaras dengan nilai moral, etika, dan kehidupan sosial yang diajarkan dalam agama, sehingga dapat menjadi pedoman dalam membangun masyarakat yang harmonis dan berakhlak.

‎“Pencerahan yang disampaikan Guru Samsudin memberikan pemahaman bahwa nilai-nilai Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran agama. Justru menjadi pedoman untuk memperkuat kehidupan bermasyarakat, menjaga persatuan, serta membangun karakter bangsa,” katanya.

‎Sementara itu, Babinsa Koramil Daha Utara, Praka Normansyah, menilai kegiatan sosialisasi wawasan kebangsaan memiliki peran penting dalam memperkuat pemahaman masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme.

‎“Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk mengingatkan pentingnya menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. Selain itu, juga dapat memperkuat rasa cinta tanah air dan menjaga persatuan,” ungkapnya.

Melalui kegiatan Sosrev tersebut, diharapkan masyarakat dapat terus mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis, toleran, dan memiliki semangat persatuan yang kuat. (YUN)