Kawan Lama Solution Expo 2026 Dukung Industri Lebih Efisien

Pameran teknologi di kawan lama solution Expo 2026

JURNALKALIMANTAN.COM, SURABAYA  – Kawan Lama Solution Expo 2026 kembali digelar sebagai ajang pameran teknologi dan solusi industri yang mendorong efisiensi operasional serta transformasi bisnis nasional.

Kegiatan ini berlangsung pada 22–27 Juni 2026 di kawasan Kawan Lama Solution Surabaya, Sidoarjo, Jawa Timur.

Mengusung konsep The Complete Industrial Technology and Solutions Exhibition, expo ini menjadi wadah bagi pelaku industri untuk mengeksplorasi berbagai solusi terintegrasi, mulai dari optimalisasi logistik, peningkatan kualitas produksi, hingga transformasi menuju industri yang lebih berkelanjutan.

National Sales Operation General Manager PT Kawan Lama Solusi, Hendrian Susanto, menegaskan bahwa efisiensi kini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan utama dalam menghadapi dinamika industri yang semakin kompleks.

“Pelaku industri membutuhkan solusi menyeluruh, tidak parsial. Melalui expo ini, kami ingin menunjukkan bagaimana teknologi dapat diimplementasikan untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing,” ujarnya.

Berdasarkan data S&P Global, PMI Manufaktur Indonesia pada Mei 2026 berada di level 50,0 yang mengindikasikan kondisi stagnan. Situasi ini diperparah oleh tekanan biaya operasional, gangguan rantai pasok, serta penurunan volume produksi, sehingga mendorong industri untuk semakin fokus pada efisiensi dan pemanfaatan teknologi.

Menjawab tantangan tersebut, Kawan Lama Solution menghadirkan pendekatan end-to-end melalui integrasi proses logistik, pergudangan, hingga produksi. Teknologi seperti automation, Internet of Things (IoT), robotic solution, dan sistem penyimpanan otomatis ditawarkan guna meningkatkan visibilitas operasional serta mempercepat pengambilan keputusan berbasis data.

Selain pameran teknologi, acara ini juga menghadirkan Indonesia Manufacturing Insight Forum yang berisi rangkaian seminar bersama praktisi dan pakar industri. Berbagai topik strategis dibahas, mulai dari efisiensi operasional, transformasi manufaktur, hingga peningkatan daya saing bisnis.

Tak hanya itu, pengunjung juga dapat menyaksikan kompetisi Forklift Driving Challenge yang menguji keterampilan operator dalam aspek presisi, kecepatan, dan keselamatan kerja—sekaligus menyoroti pentingnya kompetensi sumber daya manusia dalam operasional logistik.

Untuk melengkapi pengalaman, expo ini turut menghadirkan area bazar dari unit usaha dalam ekosistem Kawan Lama Group seperti AZKO dan INFORMA, serta pilihan kuliner dari Chatime dan Cupbop.

“Kami berharap expo ini menjadi katalis bagi pelaku industri untuk mempercepat transformasi operasional. Kolaborasi, teknologi, dan kompetensi adalah kunci untuk menciptakan bisnis yang lebih produktif dan berdaya saing,” tutup Hendrian. (Viz)