JURNALKALIMANTAN.COM, KUDUS – Delapan tim memastikan diri melaju ke babak perempat final MilkLife Soccer Challenge (MLSC) All-Stars 2026, setelah menyelesaikan fase grup yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, 23–25 Juni.
Tim yang berhak tampil di babak delapan besar ialah All-Stars Kudus, Semarang, Jakarta, Solo, Tangerang, Surabaya, Yogyakarta, dan Malang. Mereka terdiri atas juara dan runner up dari masing-masing grup, serta dua tim peringkat ketiga terbaik berdasarkan perolehan poin dan selisih gol.
Pada Grup A, All-Stars Jakarta keluar sebagai juara grup dengan koleksi enam poin setelah unggul head to head atas All-Stars Surabaya, yang juga mengumpulkan enam poin. Di Grup B, All-Stars Semarang memuncaki klasemen dengan tujuh poin, disusul All-Stars Solo sebagai runner up dengan enam poin.
Sementara itu, All-Stars Kudus tampil sempurna di Grup C dengan mengoleksi sembilan poin tanpa kebobolan satu gol pun. Posisi runner up ditempati All-Stars Tangerang dengan enam poin. Adapun dua tim peringkat ketiga terbaik yang lolos ke babak perempat final adalah All-Stars Yogyakarta dan All-Stars Malang.
Head Coach MLSC Jacksen F. Tiago, menilai hasil undian babak delapan besar akan menghadirkan pertandingan yang menarik. Menurutnya, tim-tim yang lolos memang menunjukkan konsistensi permainan sejak hari pertama kompetisi.
“Di sini kita akan melihat bagaimana kecerdasan pelatih yang pernah mengalahkan rivalnya di fase grup untuk tetap menjaga konsistensi timnya. Sebaliknya, tim yang sebelumnya kalah, tentu memiliki kesempatan melakukan evaluasi dan bangkit. Beberapa pertandingan bisa menjadi ajang pembalasan,” ujarnya.
Jacksen menegaskan, kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi wadah pencarian bibit pesepak bola putri Indonesia. Sejumlah pemain dari tim yang gagal lolos ke perempat final tetap masuk dalam pantauan tim talent scouting untuk dipersiapkan menuju SingaCup 2026.
“Yang kami cari bukan hanya juara, tetapi pemain-pemain yang berpotensi menjadi masa depan tim nasional. Karena itu, pemain yang belum lolos tetap memiliki peluang untuk terpilih,” katanya.
Memasuki babak gugur, sejumlah pelatih mengaku telah menyiapkan strategi terbaik menghadapi lawan masing-masing. Asisten Pelatih All-Stars Kudus Adhitya Edwin Prastyo, meminta anak asuhnya tetap waspada saat kembali menghadapi All-Stars Tangerang.
“Kami harus tetap hati-hati karena pertandingan semakin ketat. Yang terpenting menjaga kekompakan, kerja keras, dan kepercayaan diri agar bisa meraih kemenangan,” ujarnya.
Sementara itu, Pelatih All-Stars Tangerang, Leonardo Sedubun, optimistis timnya mampu memberikan perlawanan lebih baik setelah melakukan evaluasi dari pertemuan sebelumnya.
“Pertemuan pertama pemain masih sedikit gugup. Sekarang kami lebih siap dan akan bermain lepas tanpa beban,” katanya.
Optimisme serupa disampaikan pelatih All-Stars Surabaya dan All-Stars Solo yang akan saling berhadapan di babak delapan besar. Kedua tim mengaku telah mempersiapkan strategi sekaligus memulihkan kondisi fisik pemain untuk menghadapi pertandingan yang diprediksi berlangsung ketat.
Babak perempat final dijadwalkan berlangsung Jumat (26/6) di Supersoccer Arena, Kudus, untuk memperebutkan tiket menuju semifinal.
(Rls/Ahmad M)













