MTQ Kalsel ke-37 Resmi Berakhir, Batola Sukses Jadi Tuan Rumah dan Raih Peringkat Tiga

Sekda Prov Kalsel didampingi Wakil Bupati Batola serahkan piala juara umum pada penutupan MTQ ke 37 tahun 2026, Kamis (25/6) malam. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala, resmi ditutup, Kamis (25/6/2026) malam. Kota Banjarmasin berhasil keluar sebagai juara umum, sementara tuan rumah Barito Kuala menempati peringkat ketiga.

Penutupan MTQN dilakukan oleh Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin yang diwakili Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan, HM Syarifuddin, di panggung utama MTQN Barito Kuala.

Berdasarkan hasil penilaian dewan hakim, Kota Banjarmasin meraih nilai tertinggi dengan total 553 poin. Capaian tersebut sekaligus mengakhiri dominasi Kabupaten Banjar yang selama tiga tahun berturut-turut menjadi juara umum.

Selain menjadi juara umum kafilah, Kota Banjarmasin juga meraih prestasi sebagai juara umum perorangan melalui Nida Khairiyah yang dinobatkan sebagai qari’ah terbaik Cabang Qira’ah Putri Golongan Dewasa dengan nilai tertinggi 97,83.

Atas prestasi tersebut, Kota Banjarmasin berhak menerima piala tetap dan piala bergilir yang diserahkan oleh Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Selatan. Kabupaten Banjar menempati posisi kedua, sedangkan Kabupaten Barito Kuala berada di peringkat ketiga.

Dalam sambutannya, Gubernur Kalimantan Selatan H. Muhidin melalui Sekdaprov HM Syarifuddin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Barito Kuala, Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ), dewan hakim, panitia, masyarakat, dan seluruh kafilah atas suksesnya penyelenggaraan MTQN ke-37.

“Kesuksesan penyelenggaraan MTQN ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan kali ini bukan hanya milik Barito Kuala maupun para juara, tetapi merupakan keberhasilan bersama dalam upaya membumikan Al-Qur’an di Kalimantan Selatan,” ujarnya.

Ia berharap pelaksanaan MTQ mampu menumbuhkan semangat masyarakat untuk kembali menjadikan Al-Qur’an sebagai bacaan utama dalam kehidupan sehari-hari.

“Mari kita hidupkan kembali kebiasaan membaca Al-Qur’an secara istiqamah setelah salat Magrib agar taufik dan hidayah Allah SWT senantiasa menyertai kehidupan masyarakat,” katanya.

Gubernur juga berharap para juara mampu mengharumkan nama Kalimantan Selatan pada ajang MTQ tingkat nasional mendatang.

Sementara itu, Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menyampaikan rasa syukur atas suksesnya penyelenggaraan MTQN ke-37 di daerahnya. Ia mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan, LPTQ, panitia, masyarakat, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan.

Pada kesempatan tersebut, Bahrul Ilmi juga menyampaikan permohonan maaf apabila selama penyelenggaraan masih terdapat kekurangan, baik dari sisi pelayanan maupun hal-hal lain yang kurang berkenan.

“Kami menyampaikan permohonan maaf apabila selama pelaksanaan MTQ masih terdapat kekurangan dalam pelayanan, sikap maupun hal lainnya. Semoga hal tersebut menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan yang lebih baik di masa mendatang,” ujarnya.

Bupati turut mengucapkan selamat kepada para pemenang dan berharap prestasi yang diraih menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan.

Sementara bagi peserta yang belum berhasil, ia mengajak untuk terus berlatih dan tidak menyerah agar mampu meraih prestasi pada kesempatan berikutnya.

Dengan penutupan tersebut, rangkaian MTQN ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan yang berlangsung selama sepekan di Kabupaten Barito Kuala resmi berakhir.

(Alibana/Ang)