JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO KUALA – Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional (MTQN) ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan di Kabupaten Barito Kuala resmi berakhir, Kamis (25/6/2026) malam. Selain menetapkan para juara di seluruh cabang lomba, panitia juga memberikan hadiah umrah kepada lima peserta terbaik.
Penetapan peserta terbaik dibacakan Dewan Hakim pada acara penutupan di panggung utama Lapangan 5 Desember Marabahan, disaksikan para kafilah, tamu undangan, dan masyarakat.
Kota Banjarmasin berhasil meraih gelar juara umum sekaligus juara umum perorangan. Posisi kedua ditempati Kabupaten Banjar, sedangkan tuan rumah Kabupaten Barito Kuala berada di peringkat ketiga.
Selanjutnya, peringkat keempat diraih Kabupaten Kotabaru, disusul Kabupaten Balangan di posisi kelima, Kota Banjarbaru di peringkat keenam, Kabupaten Hulu Sungai Utara ketujuh, Kabupaten Tanah Laut kedelapan, Kabupaten Tabalong kesembilan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan kesepuluh, Kabupaten Tanah Bumbu kesebelas, Kabupaten Hulu Sungai Tengah kedua belas, dan Kabupaten Tapin di posisi ketiga belas.
Pada penutupan MTQN, lima peserta terbaik juga menerima hadiah umrah yang dipersembahkan oleh PT Adaro, Bank Kalsel, Bank Syariah Indonesia, dan PT Umar.
Lima penerima hadiah umrah tersebut adalah juara umum perorangan Nida Khairiyah dari Kota Banjarmasin, juara I Cabang Tafsir Bahasa Inggris Muhammad Sauqi dari Kabupaten Banjar, juara I Cabang Hafizh 30 Juz Janal Afnan Addani dari Kabupaten Hulu Sungai Utara, juara I Cabang Qira’at Murattal Dewasa Putri Nurul Aliyah dari Kabupaten Hulu Sungai Selatan, serta juara I Cabang Karya Tulis Ilmiah Al-Hadits Angger Sulistyarini dari Kabupaten Barito Kuala.
Bupati Barito Kuala H. Bahrul Ilmi menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah mengikuti MTQN ke-37. Ia mengucapkan selamat kepada para pemenang atas prestasi yang diraih.
“Selamat kepada para pemenang yang telah berhasil meraih prestasi terbaik. Semoga capaian ini menjadi motivasi dan inspirasi untuk terus meningkatkan kemampuan serta mengharumkan nama daerah,” ujarnya.
Bahrul Ilmi juga memberikan semangat kepada peserta yang belum berhasil meraih juara agar tidak berkecil hati.
Menurutnya, MTQ bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi juga sarana memperkuat kecintaan terhadap Al-Qur’an.
Ia berharap seluruh peserta terus berlatih dan meningkatkan kemampuan sehingga mampu meraih hasil yang lebih baik pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.
Dengan berakhirnya MTQN ke-37 Tingkat Provinsi Kalimantan Selatan, Kabupaten Barito Kuala menutup rangkaian pelaksanaan MTQ yang telah berlangsung selama sepekan dengan sukses dan penuh semangat syiar Al-Qur’an.
(Alibana/Ang)













