Permukiman Padat Alalak Tengah Dilanda Kebakaran, Delapan Rumah Terdampak

Proses pembasahan api secara total di lokasi kabakaran. (Foto : api)

JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sedikitnya lima rumah di kawasan padat penduduk Jalan Alalak Tengah RT 04 Kelurahan Alalak Tengah, Kecamatan Banjarmasin Utara, ludes terbakar pada Senin (6/7/2026). Tiga rumah lainnya turut terdampak dengan tingkat kerusakan ringan.

Kobaran api yang muncul pada siang hari membuat warga panik. Sebelum relawan pemadam kebakaran tiba, warga berupaya memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar tidak merembet ke bangunan lain.

Salah seorang warga, Jefri, mengaku sedang tertidur di rumahnya yang berada tepat di seberang lokasi saat kebakaran terjadi. Ia terbangun setelah mendengar teriakan warga yang meminta pertolongan.

“Saat keluar rumah, api sudah besar dan terlihat berasal dari dapur salah satu rumah. Kami sempat menyiram menggunakan air bersama warga, tetapi kobaran api sudah tidak bisa dikendalikan,” ujarnya.

Di tengah proses pemadaman, Jefri juga mengaku mendengar satu kali suara ledakan yang diduga berasal dari tabung gas.

Sementara itu, salah seorang korban, Siti Hawa mengatakan, bahwa dirinya sedang bekerja tidak jauh dari lokasi ketika mendapat kabar rumahnya terbakar.

“Begitu sampai di sini, api sudah sangat besar,” katanya.

Hawa mengaku sempat berusaha menyelamatkan laptop milik anaknya yang digunakan untuk keperluan kuliah. Namun, upaya tersebut gagal karena api telah menguasai bangunan.

“Semua habis terbakar. Tidak ada yang tersisa selain pakaian yang saya kenakan. Sekarang kami juga bingung harus tinggal di mana, karena rumah ini satu-satunya yang kami miliki,” ungkapnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Kebakaran pun mengakibatkan kerugian materi yang diperkirakan cukup besar.

Hingga kini, penyebab kebakaran dan total nilai kerugian masih dalam penyelidikan. Pemerintah Kota Banjarmasin melakukan pendataan terhadap rumah yang terdampak, sementara pihak kepolisian menyelidiki penyebab pasti kebakaran.

(Api/Ahmad M)