Tiga Polisi Gugur di Kalteng, Menko Polkam Sampaikan Duka Mendalam

Siaran Pers Kemenko Polkam terkait gugurnya tiga polisi di Katingan, Kalteng

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia menyampaikan duka cita mendalam atas gugurnya tiga personel Kepolisian Negara Republik Indonesia saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

Ketiga anggota yang gugur adalah Ipda (Anumerta) Sumaryanto, Aiptu (Anumerta) Yudhie Perdana Putra, dan Briptu (Anumerta) Nopandri Ramadhana. Mereka meninggal dunia saat menjalankan operasi di Desa Tumbang Kalemei.

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, melalui Kepala Biro Humas dan Data Informasi, Brigjen TNI Honi Havana, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban serta seluruh jajaran Polri.

“Gugurnya ketiga personel Polri merupakan kehilangan besar bagi bangsa dan negara. Pengabdian dan keberanian mereka menjadi teladan dalam menjaga keamanan serta melindungi masyarakat dari ancaman narkotika,” ujar Honi Havana dalam keterangan resminya, Selasa (7/7).

Pemerintah juga memberikan penghormatan setinggi-tingginya atas pengorbanan para korban. Ketiganya telah dianugerahi kenaikan pangkat luar biasa anumerta sebagai bentuk penghargaan negara atas jasa dan dedikasi mereka.

Kemenko Polkam menegaskan bahwa pemberantasan peredaran gelap narkotika merupakan komitmen bersama lintas sektor. Pemerintah mendukung penuh aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas pelaku penyerangan serta membongkar jaringan narkotika yang terlibat.

Selain itu, sinergi antar kementerian dan lembaga akan terus diperkuat guna mempersempit ruang gerak jaringan narkotika yang dinilai mengancam keselamatan masyarakat dan masa depan generasi bangsa. (Viz)