JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – PT Air Minum Bandarmasih (Perseroda) memastikan tidak akan menaikkan tarif air pada 2026. Perusahaan memilih memfokuskan anggaran untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan, seiring meningkatnya laba perusahaan pada 2025.
Komitmen tersebut disampaikan dalam ekspose laporan keuangan dan kinerja PAM Bandarmasih yang dihadiri Direktur Utama Zulbadi, Ketua Dewan Komisaris H. Edy Wibowo, jajaran direksi, serta para awak media di aula Kantor PAM Bandarmasih, Selasa (30/6).
Dirut mengatakan, peningkatan pelayanan menjadi prioritas utama perusahaan, terutama melalui peremajaan jaringan pipa utama yang sudah tua dan kerap mengalami kebocoran sehingga mengganggu distribusi air kepada pelanggan.
“Tidak ada kenaikan tarif. Kami fokus melakukan perbaikan agar seluruh pelanggan dapat menikmati layanan air bersih selama 24 jam. Setelah hak pelanggan benar-benar terpenuhi, baru nanti akan dilakukan penyesuaian jika memang diperlukan,” ujarnya.
Menurut Zulbadi, pada 2025, PAM Bandarmasih membukukan laba bersih sebesar Rp50,4 miliar, meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp46,6 miliar.
“Laba ini berasal dari pendapatan penjualan air maupun non-air sebesar Rp387,5 miliar, kemudian dikurangi beban operasional serta pajak sehingga menghasilkan laba bersih Rp50,4 miliar,” jelasnya.
Selain peningkatan laba, kinerja perusahaan juga mengalami perbaikan. Berdasarkan hasil penilaian Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), nilai kinerja PAM Bandarmasih meningkat dari 4,12 pada 2024 menjadi 4,23 pada 2025. Sementara berdasarkan evaluasi Kementerian Dalam Negeri, perusahaan tetap berada dalam kategori sehat.
“Komitmen kami adalah terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Wilayah yang belum terlayani selama 24 jam, khususnya di Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara, menjadi prioritas kami,” kata Zulbadi.
Sementara itu, Ketua Dewan Komisaris mengatakan, peningkatan pelayanan di Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara perlu menjadi perhatian, karena kondisi jaringan pipa yang sudah tua serta tingginya kepadatan penduduk.
“Harapan kami melalui peremajaan jaringan, seluruh masyarakat dapat memperoleh pelayanan yang lebih baik dan distribusi air menjadi semakin lancar,” ujarnya.
Ekspose ini merupakan bentuk pertanggungjawaban PAM Bandarmasih sebagai Badan Usaha Milik Daerah dalam menerapkan tata kelola perusahaan yang transparan, akuntabel, dan profesional.
Selain meningkatkan pelayanan, perusahaan juga terus berkontribusi terhadap pembangunan daerah melalui penyetoran dividen kepada Pemerintah Kota Banjarmasin, serta memenuhi kewajiban perpajakan secara tertib dan tepat waktu.
(Ih/Ahmad M)













