Gubernur Muhidin Dorong Pengembangan Pantai Angsana Berbasis Konservasi

Foto Bersama Jajaran Dislautkan Kalsel dengan Jajaran LPPM ULM Banjarmasin. (Foto : Ist)

JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Dinas Kelautan dan Perikanan (Dislautkan) Provinsi Kalimantan Selatan melaksanakan kegiatan tinjau lapang dalam rangka pelaksanaan Swakelola Tipe II melalui kerja sama dengan LPPM Universitas Lambung Mangkurat (ULM) untuk penyusunan Masterplan Pengembangan Pantai Angsana Baru di kawasan konservasi perairan Kalimantan Selatan, Kabupaten Tanah Bumbu, belum lama ini.

Kepala Dislautkan Kalsel, Rusdi Hartono, mengatakan penyusunan masterplan tersebut merupakan bagian dari tindak lanjut arahan Gubernur Kalimantan Selatan, H. Muhidin, agar pengembangan potensi kelautan dan pesisir dilakukan secara terencana, berkelanjutan, serta mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

“Sesuai arahan Bapak Gubernur H. Muhidin, pengembangan kawasan pesisir harus mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat tanpa mengabaikan kelestarian lingkungan. Karena itu, penyusunan masterplan ini menjadi langkah penting sebagai pedoman pengembangan Pantai Angsana Baru yang berbasis konservasi dan berkelanjutan,” ujar Rusdi.

Ia menjelaskan, kegiatan tinjau lapang dilakukan untuk menghimpun data dan informasi sebagai dasar penyusunan masterplan yang akan menjadi pedoman teknis dan operasional dalam pengembangan kawasan tersebut.

Melalui masterplan ini, Pantai Angsana Baru dirancang terintegrasi dengan kawasan wisata Pantai Angsana yang telah ada, kawasan wisata mangrove, wisata terumbu karang, serta permukiman nelayan di sekitarnya sehingga membentuk kawasan wisata pesisir yang saling mendukung.

“Harapan kami, kawasan ini dapat berkembang menjadi destinasi wisata pesisir unggulan yang berdaya saing, membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir, sekaligus menjaga kelestarian ekosistem dan sumber daya kelautan di Kalimantan Selatan,” tutup Rusdi.

(Sumber : Dislautkan Kalsel)