JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Wakil Ketua Komisi I DPRD Provinsi Kalimantan Selatan, Habib Hamid Bahasyim, meminta Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan menjadikan pemeliharaan dan rehabilitasi asrama mahasiswa sebagai salah satu prioritas dalam penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027.
Menurut politisi PKS tersebut, keberadaan asrama mahasiswa merupakan bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam mendukung putra-putri Kalimantan Selatan yang menempuh pendidikan di luar daerah. Karena itu, kondisi bangunan dan fasilitasnya harus tetap terjaga agar layak dihuni.
“Jangan sampai asrama mahasiswa luput dari perhatian. Fasilitas yang disediakan pemerintah harus benar-benar memberikan rasa aman dan nyaman bagi mahasiswa,” ujarnya belum lama tadi.
Habib Hamid juga meminta Biro Umum Setda Provinsi Kalsel melakukan pendataan menyeluruh terhadap seluruh aset asrama mahasiswa milik Pemprov, mulai dari kondisi fisik bangunan, kelengkapan fasilitas, hingga kebutuhan rehabilitasi yang mendesak.
Selain persoalan asrama, ia turut menyoroti masih adanya Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SiLPA) pada APBD 2026. Menurutnya, besarnya SiLPA menunjukkan masih ada program yang belum terlaksana secara optimal sehingga perencanaan anggaran perlu diperbaiki.
Ia menegaskan penyusunan APBD 2027 harus disusun lebih realistis dan berbasis kebutuhan agar anggaran yang telah dialokasikan dapat terserap secara maksimal serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Saya berharap pemerintah daerah menjadikan evaluasi pelaksanaan APBD 2026 sebagai bahan perbaikan dalam menyusun APBD 2027, termasuk memastikan kebutuhan pemeliharaan aset daerah seperti asrama mahasiswa tidak lagi terabaikan,”tegas anggota Fraksi PKS DPRD Kalsel tersebut.
Dengan langkah tersebut, ia optimistis kualitas belanja daerah dapat meningkat, SiLPA dapat ditekan, dan pelayanan pemerintah kepada masyarakat, khususnya mahasiswa asal Kalimantan Selatan yang menempuh pendidikan di luar daerah, semakin baik.(YUN)













