JURNALKALIMANTAN.COM, BARITO TIMUR – Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, menegaskan pentingnya penguatan sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan daerah.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaannya dalam latihan menembak bersama Kapolres Barito Timur dan Komandan Yonif TP 924/Uria Mapas, di Lapangan Tembak Sanika Satyawada Polres Barito Timur, Rabu (15/7/2026).
Kegiatan tersebut diikuti Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso, Danyonif TP 924/Uria Mapas Letkol Inf Wahyu Hariatmoko, jajaran Pejabat Utama Polres Barito Timur, para perwira, serta personel Yonif TP 924/Uria Mapas.
Latihan bersama ini menjadi momentum untuk mempererat komunikasi, koordinasi, dan soliditas antara Pemerintah Kabupaten Barito Timur, TNI, dan Polri.

Sebelum latihan dimulai, seluruh peserta terlebih dahulu mengikuti safety briefing yang disampaikan instruktur. Materi meliputi tata cara penggunaan senjata api, teknik menembak, serta prosedur keselamatan di lapangan tembak.
Selanjutnya, para peserta mengikuti latihan secara bergantian dengan pendampingan instruktur sesuai standar operasional yang berlaku.
Wakil Bupati Barito Timur Adi Mula Nakalelu mengatakan, sinergi harmonis antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri merupakan modal penting dalam menciptakan daerah yang aman, kondusif, dan mendukung kelancaran pembangunan.
“Keamanan merupakan fondasi utama pembangunan. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri harus terus kita perkuat. Melalui kegiatan seperti ini, kebersamaan, komunikasi, dan koordinasi semakin erat sehingga kita semakin siap menghadapi berbagai tantangan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mendukung pembangunan di Kabupaten Barito Timur,” ujar Adi.
Menurutnya, kolaborasi lintas sektor tidak hanya dibutuhkan dalam menghadapi persoalan keamanan, tetapi juga dalam mendukung berbagai program strategis pemerintah, seperti pembangunan infrastruktur, ketahanan pangan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat.
“Semangat kebersamaan ini harus terus dipelihara. Ketika seluruh unsur Forkopimda bersatu, saya optimistis berbagai program pembangunan dapat berjalan lebih efektif dan manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat Barito Timur,” tambahnya.
Sementara itu, Kapolres Barito Timur AKBP Eddy Santoso mengatakan latihan menembak bersama tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan dalam penggunaan senjata api, tetapi juga menjadi sarana memperkuat koordinasi dan soliditas antarlembaga.
“Sinergi yang kuat antara Polri, TNI, dan pemerintah daerah merupakan modal utama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, kami ingin memperkuat kebersamaan sehingga koordinasi di lapangan semakin solid dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih optimal,” katanya.
Danyonif TP 924/Uria Mapas Letkol Inf Wahyu Hariatmoko menilai kegiatan latihan bersama tersebut menjadi sarana efektif untuk memperkuat soliditas sekaligus meningkatkan profesionalisme aparat negara.
Menurutnya, kebersamaan yang telah terjalin antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah perlu terus dipupuk melalui berbagai kegiatan kolaboratif.
Seluruh rangkaian latihan berlangsung aman, tertib, dan lancar dengan tetap mengedepankan standar keselamatan penggunaan senjata api.
Kegiatan tersebut menjadi wujud sinergi Pemerintah Kabupaten Barito Timur, TNI, dan Polri dalam memperkuat kekompakan, menjaga keamanan dan stabilitas daerah, serta mendukung percepatan pembangunan di Bumi Gumi Jari Janang Kalalawah.
(Adv/Mc Bartim)













