JURNALKALIMANTAN.COM, TANAH BUMBU – Komisi IV DPRD Provinsi Kalimantan Selatan (Kalsel) menyoroti keterbatasan ruang kelas, fasilitas praktik, dan tenaga pendidik saat melakukan monitoring ke SMKN 1 Mentewe, Kabupaten Tanah Bumbu, belum lama tadi.
SMKN 1 Mentewe merupakan sekolah menengah kejuruan negeri yang berdiri berdasarkan Surat Keputusan (SK) Nomor 1884.44/0480/KUM/2022 tertanggal 7 Juni 2022. Kehadiran sekolah ini merupakan tindak lanjut dari aspirasi masyarakat yang menginginkan akses pendidikan kejuruan lebih dekat dan merata.
Kunjungan dipimpin Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalsel, H. Gusti Iskandar Sukma Alamsyah, bersama sejumlah anggota komisi untuk memastikan proses pembelajaran di sekolah tersebut berjalan optimal.
Dalam peninjauannya, Gusti Iskandar menilai masih terdapat sejumlah kebutuhan yang harus segera dipenuhi agar kualitas pendidikan di SMKN 1 Mentewe semakin meningkat.
“Kami mencatat sekolah ini masih menghadapi kekurangan ruang kelas baru, ruang praktik atau laboratorium, serta tenaga pendidik yang sesuai dengan kebutuhan,” ujarnya.
Ia optimistis keberadaan SMKN 1 Mentewe akan memberikan dampak besar terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia di wilayah Tanah Bumbu, seiring dengan meningkatnya dukungan sarana dan prasarana pendidikan.
Gusti Iskandar menegaskan, seluruh hasil monitoring akan menjadi bahan pembahasan Komisi IV DPRD Kalsel dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Selatan.
“Beberapa poin krusial ini akan kami bawa dan kawal dalam rapat kerja bersama Dinas Pendidikan Provinsi Kalsel agar segera mendapat solusi yang konkret,” tegasnya. (YUN)













