JURNALKALIMANTA.COM, BANJARMASIN – Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Selatan dari Fraksi Partai Golkar, H. Athaillah Hasbi atau yang akrab disapa Bang Atak, menyoroti kembali terjadinya pemadaman listrik yang berlangsung hingga hampir lima jam di sejumlah wilayah Kalimantan Selatan dalam beberapa hari terakhir.
Menurut Bang Atak, pemadaman tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak pada pelaku usaha, pelayanan publik, dan kegiatan pendidikan.
”Kami prihatin dengan pemadaman yang berlangsung hingga hampir lima jam. Listrik merupakan kebutuhan dasar, sehingga gangguan berkepanjangan tentu menghambat aktivitas masyarakat,” ujar Bang Atak, Ahad (26/7/2026).
Ia menegaskan masyarakat berhak memperoleh layanan kelistrikan yang andal sekaligus informasi yang jelas mengenai penyebab gangguan dan proses penanganannya.
”Jika memang ada kendala teknis, PLN harus terbuka menyampaikan penyebab, progres perbaikan, dan estimasi pemulihan agar masyarakat tidak kebingungan,” katanya.
Bang Atak berharap PLN segera menyelesaikan berbagai persoalan yang menyebabkan gangguan pasokan listrik di Kalimantan Selatan sehingga pemadaman berkepanjangan tidak kembali terjadi.
Menurutnya, keandalan sistem kelistrikan harus menjadi perhatian serius seiring meningkatnya pertumbuhan ekonomi dan aktivitas masyarakat di Banua.
”Kami berharap PLN memperkuat sistem pembangkit dan jaringan distribusi agar pemadaman tidak terus berulang dan merugikan masyarakat maupun dunia usaha,” tegasnya.Ia menambahkan DPRD Kalimantan Selatan akan terus mengawal persoalan kelistrikan agar pelayanan kepada masyarakat semakin baik dan stabil.
”Yang terpenting saat ini, pasokan listrik segera kembali normal sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman,” pungkasnya. (YUN)













