JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Sebanyak 34 calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Banjarmasin, mulai menjalani pemusatan pendidikan dan pelatihan (Pusdiklat), sebagai persiapan upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026.
Pusdiklat Calon Paskibraka Tingkat Kota Banjarmasin Tahun 2026 itu resmi dimulai melalui upacara pembukaan, di Halaman Basket Balai Kota Banjarmasin, Ahad (19/7/2026).
Kegiatan yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar.
Dalam kesempatan itu, Sekdako menyematkan tanda peserta dan kartu identitas secara simbolis. Rangkaian pembukaan juga ditandai dengan pemotongan pita sebagai tanda dimulainya Pusdiklat Calon Paskibraka Kota Banjarmasin 2026.

Sebanyak 34 peserta mengikuti program tersebut, terdiri dari 17 putra dan 17 putri. Mereka akan menjalani pembinaan dan pelatihan selama kurang lebih 20 hari, sebelum memasuki masa karantina penuh sekitar 10 hari menjelang pelaksanaan tugas.
Sekretaris Daerah Kota Banjarmasin Ichrom Muftezar menekankan pentingnya kedisiplinan, kesehatan, dan keselamatan selama mengikuti seluruh rangkaian kegiatan.
“Yang pasti mereka harus mengikuti kegiatan sebaik mungkin dengan memperhatikan kesehatan dan keselamatan. Selama pelatihan terpusat ini mereka tetap beristirahat di rumah, sehingga saat berangkat maupun pulang dari tempat kegiatan harus diantar dan dijemput oleh wali peserta untuk memastikan keselamatan dan keamanan mereka,” ujarnya.
Ia juga meminta Kesbangpol memastikan seluruh kebutuhan peserta, termasuk fasilitas pendukung, tenaga medis, konsumsi, dan kebutuhan lainnya dapat terpenuhi.
“Pemerintah Kota Banjarmasin melalui Kesbangpol harus menyiapkan segala sesuatunya, termasuk fasilitas yang diperlukan seperti tenaga medis, makan dan minum, serta kelengkapan lainnya. Harapannya, pada saat pelaksanaan 17 Agustus, baik penaikan maupun penurunan bendera, mereka dapat menjalankan tugas secara maksimal,” katanya.
Kepala Badan Kesbangpol Kota Banjarmasin Ahmad Muzaiyin menambahkan, pelaksanaan Pusdiklat tahun ini memiliki sejumlah penekanan khusus, salah satunya penguatan muatan lokal dan keagamaan.
Sebelum mengikuti pelatihan, para peserta diwajibkan meluangkan waktu sekitar lima hingga 10 menit untuk membaca kitab suci masing-masing.
“Pak Sekda menekankan adanya muatan lokal dan keagamaan. Lima sampai sepuluh menit sebelum pelaksanaan pelatihan, peserta diwajibkan membaca kitab suci masing-masing. Bagi yang Muslim membaca Al-Qur’an, bagi yang Kristen membaca Alkitab, dan seterusnya,” jelasnya.
Menurutnya, penguatan nilai keagamaan tersebut diharapkan menjadi modal bagi para calon Paskibraka dalam menjalani proses pembinaan sekaligus melaksanakan tugas kenegaraan dengan penuh tanggung jawab.
Selain aspek pembinaan, formasi Paskibraka Kota Banjarmasin tahun ini juga akan memiliki ciri khas tersendiri. Seiring peringatan Hari Jadi ke-500 Kota, formasi yang ditampilkan akan mengangkat tema 500 tahun perjalanan Kota Banjarmasin.
“Karena berkaitan dengan Hari Jadi Kota Banjarmasin yang ke-500, formasinya akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Formasi tersebut akan dimaksimalkan bersama para pelatih sesuai arahan pimpinan, dengan mengangkat tema 500 tahun Kota Banjarmasin,” ungkap Muzaiyin.
Untuk mendukung proses latihan, kegiatan sementara dipusatkan di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Kamboja dan kawasan Balai Kota Banjarmasin. Pihaknya juga menyiapkan lokasi karantina yang berada tidak jauh dari kawasan Balai Kota.
Selama tahap awal pelatihan, peserta masih diperbolehkan pulang ke rumah. Namun, mereka wajib diantar dan dijemput orang tua atau wali masing-masing.
“Untuk sementara mereka masih boleh pulang, tetapi wajib diantar dan dijemput oleh orang tua. Tidak boleh menggunakan kendaraan sendiri ataupun mengendarai sepeda motor sendiri,” tegasnya.
Dari 34 calon Paskibraka Kota Banjarmasin, empat peserta akan dikirim untuk bertugas pada tingkat Provinsi Kalimantan Selatan. Sementara satu peserta putra akan mewakili Kota Banjarmasin untuk bertugas di Istana Negara.
Pusdiklat dijadwalkan berlangsung hingga 17 Agustus 2026. Selain mempersiapkan kemampuan teknis pengibaran dan penurunan bendera, para peserta juga dibina untuk memiliki kedisiplinan, ketahanan fisik, jiwa kebangsaan, serta rasa tanggung jawab.
Pemerintah Kota Banjarmasin berharap seluruh calon Paskibraka mampu menjalani proses pembinaan dengan baik dan tampil optimal dalam upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
(Adv/Ang)













