JURNALKALIMANTAN.COM, BANJARMASIN – Pemerintah Kota Banjarmasin mulai memperkuat pembinaan olahraga biliar melalui Kejuaraan Billiar Wali Kota Cup 2026 yang digelar dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-500 Kota Banjarmasin.
Kejuaraan tersebut resmi dibuka Wali Kota Banjarmasin H. Muhammad Yamin HR di Stars Billiard Banjarmasin, Rabu (19/8/2026).
Wali Kota Cup Billiar 2026 berlangsung selama tiga hari, 19–21 Agustus 2026, dan diikuti 96 peserta dari Kota Banjarmasin. Pembukaan turut dihadiri Ketua KONI Kota Banjarmasin H. Hermansyah, Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Kota Banjarmasin Ibnu Sabil, serta jajaran terkait.

Yamin mengapresiasi pelaksanaan kejuaraan tersebut, terlebih Wali Kota Cup Billiar menjadi ajang perdana yang digelar Pemerintah Kota Banjarmasin.
Menurutnya, kejuaraan tidak hanya menjadi wadah kompetisi bagi para penghobi dan atlet billiar, tetapi juga dapat dimanfaatkan untuk menumbuhkan minat sekaligus menjaring bibit atlet potensial.
“Ini baru pertama kali diadakan di Kota Banjarmasin pada tahun 2026. Tentunya kita berharap kegiatan ini berjalan dengan lancar dan juga menjadi motivasi bagi para pencinta, penghobi, dan tentunya para atlet biliar itu sendiri,” ujar Yamin.
Ia berharap para peserta yang menunjukkan kemampuan terbaik dapat menjadi bagian dari pembinaan atlet billiar Kota Banjarmasin untuk menghadapi berbagai kejuaraan di tingkat yang lebih tinggi.
“Kita berharap dengan adanya kegiatan ini juga akan menjaring bibit-bibit. Tentunya nantinya ketika ada kegiatan kejuaraan nasional mereka bisa lebih fair, lebih bagus lagi untuk membawa nama baik Kota Banjarmasin, dan luasnya Kalimantan Selatan,” katanya.
Yamin juga mendorong agar penyelenggaraan Wali Kota Cup Billiar dapat dikembangkan dengan cakupan peserta yang lebih luas pada tahun-tahun berikutnya.
Menurutnya, kompetisi tidak harus terbatas bagi atlet dari Kota Banjarmasin, tetapi dapat melibatkan peserta dari kabupaten/kota se-Kalimantan Selatan hingga tingkat regional Kalimantan.
“Kita berharap kegiatan ini tidak hanya Kota Banjarmasin. Ke depannya kegiatan lomba ini bisa mengundang daerah-daerah lainnya, entah se-Kalimantan Selatan, se-Kalimantan, atau nanti secara umum lebih luas lagi,” ungkapnya.
Ia menilai konsistensi penyelenggaraan kompetisi menjadi salah satu kunci dalam membangun pembinaan olahraga secara berkelanjutan.
“Harapan kita kegiatan ini menjadi awal. Mudah-mudahan Ketua Umum POBSI Kalimantan Selatan juga selalu memberikan dukungan dan support agar kegiatan ini bisa terus kita laksanakan untuk menjaring minat dan bakat anak-anak kita di Kota Banjarmasin,” pungkasnya.
Melalui Wali Kota Cup Billiar 2026, Pemkot Banjarmasin berharap pembinaan olahraga biliar semakin berkembang dan mampu melahirkan atlet-atlet muda potensial yang dapat mengharumkan nama Kota Banjarmasin, baik di tingkat regional, nasional, maupun internasional.
(Adv/Ang)













