PERBASI Gandeng Nico Widmer, Genjot Pengembangan Basket 3×3 Indonesia

Nico Widmer saat menyampaikan peta kekuatan bola basket 3x3 global. (Foto: PERBASI)

JURNALKALIMANTAN.COM, JAKARTA – DPP PERBASI mengambil langkah strategis untuk mempercepat pengembangan bola basket 3×3 di Indonesia dengan menggandeng Nicolas Widmer sebagai penasihat.

Widmer, yang juga CEO dan Co-Founder THRIX, agensi 3×3 yang dipercaya oleh FIBA, akan membantu menyusun strategi jangka menengah hingga panjang guna meningkatkan daya saing Indonesia di level internasional.

Ketua Badan 3×3 DPP PERBASI, Santiyani Lestari, mengatakan kolaborasi ini menjadi bagian penting dalam perencanaan pengembangan basket 3×3 nasional.

“Kerja sama dengan THRIX dan menempatkan Nico sebagai penasihat adalah langkah kami dalam melakukan perencanaan strategis pengembangan bola basket 3×3 di Indonesia,” ujar perempuan yang akrab disapa Naniek.

Langkah awal kerja sama tersebut diwujudkan melalui workshop yang digelar di Kantor DPP PERBASI, GBK Arena Senayan, Jakarta, pada 4–5 Agustus 2026. Kegiatan ini membahas peta kekuatan basket 3×3 nasional sekaligus tren perkembangan global.

Naniek menjelaskan, diskusi tersebut mencakup berbagai aspek penting, mulai dari evaluasi kondisi saat ini hingga strategi peningkatan performa timnas.

“Memetakan bagaimana kondisi bola basket 3×3 kita, melihat perkembangan global, lalu mendiskusikan langkah strategis untuk menumbuhkembangkan 3×3 di Indonesia,” katanya.

Menurutnya, hasil workshop memberikan gambaran jelas tentang arah pengembangan ke depan, termasuk target besar menuju Olimpiade.

“Bagaimana cara menuju Olimpiade, baik lewat kualifikasi maupun perolehan poin, semuanya sudah mulai terang. Tinggal bagaimana membangun tim yang kuat agar bisa bersaing di level tertinggi,” ujarnya.

Di sisi lain, Widmer menilai langkah PERBASI sudah berada di jalur yang tepat. Ia menekankan pentingnya memperluas basis pemain sebagai fondasi utama untuk bersaing di level global.

“Kini bagaimana mencari cara untuk sukses di level internasional. Kami bersama-sama menyusun strategi pengembangan tiga tahun ke depan,” kata Widmer.

“Fokus utamanya adalah memperbanyak pool pemain untuk mendukung misi kompetisi di level internasional,” tambahnya.

Melalui kolaborasi ini, PERBASI berharap pengembangan sektor 3×3 dapat berjalan lebih terarah, sekaligus membuka peluang Indonesia untuk tampil kompetitif di panggung dunia. (Viz)