JURNALKALIMANTAN.COM, BANJAR – Guna membantu meringankan beban warga yang membutuhkan air bersih, salah satu pengembang perumahan bersubsidi yaitu PT Diah Wahyu Pratama selaku pengembang komplek Fadilah Perdana 5 Tahap 3, telah membuatkan sumur bor untuk keperluan masyarakat.
Hal ini menurut Rudy, Manajer Lapangan PT Diah Wahyu Pratama, sebagai bentuk kepedulian pihaknya atas kesulitan yang dirasakan warga.
“Ini untuk membantu nasabah kami yang kesulitan air bersih. Jadi, solusinya kami membantu sumur bor ini supaya sedikit membantu mereka dalam memenuhi kebutuhan air, walaupun hanya untuk MCK dan lainnya,” ungkapnya kepada awak media, Kamis (10/8/2023) siang.
Dikatakan Rudy, apabila nantinya berdampak positif, pihaknya berencana membuat sumur bor lagi di beberapa titik berbeda.
“Kalau ini bagus dampaknya bagi nasabah kami, selanjutnya akan kami tambah terus sumur bor ini,” jelasnya.
Diakui Rudy, kesulitan warga mendapatkan air bersih ini sudah berlangsung beberapa tahun terakhir. Oleh karena itu, ia berharap kepada pihak PT Air Minum Intan Banjar dapat segera menyelesaikan permasalahan tersebut.
Sementara itu, Pitra Faisal, Direktur Operasional PT Diah Wahyu Pratama mengakui, dengan kondisi air yang sulit ini, telah berdampak terhadap penjualan perumahan.
“Kalau untuk penjualan pasti berdampak, soalnya calon nasabah ini, yang pertama ditanyakannya masalah air masuk pelayanan mana? Jadi, kami jelaskan bahwa ini masuk Intan Banjar, sehingga itu yang menjadi pertimbangan orang, dan berdampak terhadap pemasaran kami,” jelasnya.
“Kalau dari kami, kewajibannya hanya sampai memasang pipa dan meter air, sementara untuk pelayanan bukan dari kami, ” sambungnya.
Namun demikian karena rasa empati dan tanggung jawab kami, sehingga kami carikan solusi dengan sumur bor dan alhamdulillah masyarakat di sini banyak yang terbantu sekali.
“Kami akan berupaya membantu semampu kami, selama itu tidak melanggar aturan, kami akan membantu,” pungkasnya.













